PATI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pati memastikan percepatan perbaikan infrastruktur jalan akan mulai direalisasikan pada akhir April hingga awal Mei 2026 sebagai langkah strategis mendorong pemulihan ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah perdesaan yang bergantung pada kelancaran mobilitas.
Kepastian tersebut disampaikan Pelaksana Tugas Bupati Pati Risma Ardhi Chandra saat menghadiri kegiatan halalbihalal Dewan Pengurus Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Pati di Gedung Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Pati, Minggu (12/4/2026). Ia menegaskan percepatan program pembangunan menjadi prioritas utama pemerintah daerah.
“Program-program yang ada di Kabupaten Pati nanti insyaallah di akhir April atau di awal Mei sudah kita laksanakan bersama,” tegas Risma.
Dalam upaya memastikan ketepatan sasaran pembangunan, Pemkab Pati membuka ruang partisipasi publik untuk melaporkan kondisi jalan rusak. Data tersebut akan menjadi dasar penentuan prioritas perbaikan melalui anggaran perubahan 2026 maupun perencanaan tahun 2027.
“Minta dukungannya untuk nanti bersinergi, mana-mana saja daerah atau jalan infrastrukturnya kurang baik, nanti di anggaran perubahan 2026 ataupun anggaran 2027 kita bisa selesaikan masalah infrastruktur ini,” lanjutnya.
Menurut Risma, perbaikan infrastruktur jalan merupakan fondasi penting dalam memperkuat ekonomi desa. Akses jalan yang memadai akan memperlancar distribusi hasil pertanian dan menekan biaya logistik masyarakat.
“Karena memang ini modal utama menggerakkan ekonomi di masyarakat, kalau infrastrukturnya bagus, saya kira ekonomi desa akan lebih lancar lagi,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan masyarakat dalam menyelesaikan persoalan infrastruktur secara berkelanjutan guna mendorong pembangunan daerah yang lebih merata.
“Harapan kami ke depannya kita saling bersinergi bersama, mencari solusi bersama, berpikir bersama untuk Pati yang lebih maju, Pati yang bermartabat, dan Pati yang sejahtera,” pungkasnya. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara