CIREBON – Tradisi menyambut musim panen padi di Desa Slangit, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, berlangsung meriah melalui pementasan rampak Tari Topeng Samba yang melibatkan 500 penari dalam perayaan Mapagsri pada Jumat (10/4/2026).
Pementasan tersebut menjadi bagian penting dari tradisi Mapagsri, sebuah ritual budaya masyarakat setempat sebagai bentuk rasa syukur menjelang panen. Ratusan penari tampil serempak membawakan Tari Topeng Samba gaya Slangit yang dikenal sebagai warisan seni khas daerah.
Atraksi budaya ini tidak hanya menampilkan kekompakan gerak para penari, tetapi juga memperkuat identitas budaya lokal yang masih terjaga di tengah perkembangan zaman. Penampilan massal tersebut turut menarik perhatian masyarakat yang memadati lokasi acara.
Kegiatan ini juga menjadi sarana pelestarian seni tradisional sekaligus mempererat kebersamaan warga desa dalam menyambut musim panen. Selain itu, tradisi Mapagsri dinilai memiliki nilai spiritual dan sosial yang kuat bagi masyarakat agraris.
Pementasan rampak Tari Topeng Samba tersebut digelar sebagai bagian dari rangkaian acara budaya.
Melalui kegiatan ini, masyarakat Desa Slangit berharap tradisi dan kesenian lokal dapat terus dilestarikan serta diwariskan kepada generasi muda sebagai bagian dari kekayaan budaya daerah. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara