MANGGARAI TIMUR – Kerusakan infrastruktur jalan di Kampung Leong, Desa Pocong, Kecamatan Lamba Leda Selatan, berdampak luas terhadap aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat, mulai dari akses pendidikan hingga layanan kesehatan yang terganggu akibat kondisi jalan yang tidak layak.
Jalan utama yang menjadi penghubung antarwilayah di kampung tersebut dilaporkan dalam kondisi rusak berat, berlubang, dan sulit dilalui. Bahkan pada beberapa titik, kondisi jalan dinilai membahayakan keselamatan warga yang melintas setiap hari.
Situasi ini menyebabkan berbagai aktivitas masyarakat terhambat, termasuk distribusi hasil pertanian, mobilitas menuju pasar, serta akses ke fasilitas kesehatan dan perkantoran.
Warga setempat menilai kerusakan jalan tidak lagi sekadar persoalan teknis, melainkan telah menjadi masalah serius yang memengaruhi kualitas hidup masyarakat secara menyeluruh.
Selama ini, keluhan terkait kondisi jalan telah berulang kali disampaikan warga kepada pihak terkait. Namun, hingga kini belum ada perbaikan signifikan yang dirasakan masyarakat.
Harapan masyarakat sederhana, yakni adanya perhatian dan tindakan nyata dari pemerintah daerah untuk memperbaiki akses jalan agar aktivitas dapat berjalan dengan aman dan lancar.
Kondisi ini juga menjadi sorotan terhadap peran pemerintah dalam memastikan pemerataan pembangunan, khususnya pada infrastruktur dasar di wilayah pedesaan.
Persoalan ini mencerminkan pentingnya prioritas pembangunan yang menyentuh kebutuhan mendasar masyarakat, bukan sekadar wacana.
Dengan perbaikan infrastruktur jalan yang memadai, masyarakat berharap dapat meningkatkan produktivitas, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta memperbaiki kualitas hidup secara keseluruhan. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara