BOGOR – PT Aneka Tambang (Antam) Unit Bisnis Pertambangan Emas (UBPE) Pongkor memperkuat dukungan terhadap pengelolaan hutan desa di Desa Bantarkaret, Kabupaten Bogor, melalui program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (Corporate Social Responsibility/CSR) yang difokuskan pada pelestarian lingkungan sekaligus peningkatan kesejahteraan masyarakat berbasis kehutanan sosial.
Program ini menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam mendorong pembangunan berkelanjutan yang menempatkan masyarakat desa sebagai aktor utama dalam menjaga ekosistem hutan. Pendekatan tersebut juga diarahkan untuk mengoptimalkan potensi ekonomi lokal tanpa mengorbankan kelestarian lingkungan.
CSR Manager PT Antam UBPE Pongkor, Arif Rahman Saleh, menyampaikan bahwa program CSR tidak hanya berorientasi pada bantuan fisik, tetapi juga pada penguatan kapasitas masyarakat serta kelembagaan desa agar mampu mengelola hutan secara mandiri dan berkelanjutan.
“Melalui program CSR, kami berkomitmen untuk mendorong pengembangan ekonomi berbasis kehutanan sosial, sekaligus memperkuat kapasitas masyarakat dalam mengelola hutan secara profesional, produktif, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa model pengelolaan hutan desa dapat menjadi contoh ekonomi hijau yang menyeimbangkan pertumbuhan ekonomi dengan pelestarian lingkungan, sekaligus memperkuat ketahanan sosial masyarakat di tingkat lokal.
Arif juga memberikan apresiasi kepada masyarakat Desa Bantarkaret yang dinilai konsisten menjaga kawasan hutan di tengah berbagai tantangan ekologis dan tekanan sosial ekonomi yang terus berkembang.
“Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada masyarakat Desa Bantarkaret atas dedikasi mereka dalam menjaga kelestarian hutan. Upaya ini layak mendapatkan pengakuan di tingkat nasional,” tambahnya.
Sebagai bentuk dukungan lanjutan, PT Antam UBPE Pongkor turut mendorong partisipasi Desa Bantarkaret dalam ajang Lomba Wana Lestari 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Kehutanan Republik Indonesia.
“Kami mendukung penuh keikutsertaan Desa Bantarkaret dalam Lomba Wana Lestari. Semoga dapat meraih prestasi terbaik dan menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam pengelolaan hutan berbasis masyarakat,” katanya.
Lomba Wana Lestari merupakan program tahunan Kementerian Kehutanan Republik Indonesia yang memberikan apresiasi kepada individu maupun kelompok yang berkontribusi dalam pelestarian hutan dan pemberdayaan masyarakat, dengan berbagai kategori seperti penyuluh kehutanan, kelompok tani hutan, hingga kader konservasi, dan puncak penghargaan dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026.
Kolaborasi antara perusahaan dan masyarakat Desa Bantarkaret ini diharapkan mampu memperkuat ekonomi lokal sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan, serta menjadi model implementasi pembangunan berkelanjutan yang selaras dengan agenda nasional dan global. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara