PASURUAN – Desa Wisata Kertosari di Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, mengembangkan konsep pariwisata berbasis lingkungan dengan mewajibkan kegiatan penanaman bibit pohon dalam setiap paket wisata yang ditawarkan kepada pengunjung.
Konsep tersebut menjadi pembeda utama dibanding desa wisata lainnya, sekaligus memperkuat komitmen pelestarian lingkungan di kawasan penyangga Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Selain menikmati keindahan alam, wisatawan juga dilibatkan langsung dalam upaya penghijauan.
Beragam aktivitas wisata disediakan, mulai dari outbound, edukasi batik dengan pewarna alami, hingga pertunjukan seni dan budaya masyarakat lokal. Namun, kegiatan penanaman pohon menjadi agenda wajib yang selalu disisipkan dalam setiap kunjungan wisata.
Langkah ini tidak hanya bertujuan meningkatkan daya tarik wisata, tetapi juga memberikan dampak jangka panjang bagi kelestarian lingkungan desa. Komitmen tersebut bahkan mengantarkan Desa Wisata Kertosari meraih penghargaan tingkat nasional.
Desa ini diketahui memperoleh penghargaan Indonesia Sustainable Tourism Award (ISTA) dari Kementerian Pariwisata pada 2019 dalam kategori pelestarian lingkungan.
Lokasi desa yang strategis di jalur nasional Surabaya–Malang turut mendukung aksesibilitas wisatawan untuk berkunjung. Hal ini menjadikan Desa Wisata Kertosari tidak hanya unggul dari sisi konsep, tetapi juga kemudahan jangkauan.
Dengan memadukan wisata edukatif, budaya, dan kepedulian lingkungan, Desa Wisata Kertosari diharapkan terus berkembang sebagai destinasi unggulan berbasis keberlanjutan di Jawa Timur. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara