MUKOMUKO – Pemerintah Desa (Pemdes) Talang Gading, Kecamatan Sungai Rumbai, menjadi desa pertama di wilayah tersebut yang merealisasikan program Dana Desa (DD) Tahun Anggaran (TA) 2026, ditandai dengan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) sekaligus untuk empat bulan dan dimulainya pembangunan fisik.
Penyaluran BLT-DD dilakukan pada Rabu (8/4/2026) untuk periode Januari hingga April kepada 10 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Jumlah tersebut mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 16 KPM, seiring adanya penyesuaian anggaran desa.
Kepala Desa (Kades) Talang Gading, Efendi, menyampaikan bahwa pengurangan jumlah penerima BLT-DD disebabkan oleh keterbatasan anggaran DD tahun ini. “Ya, jumlah KPM BLT-DD ditahun ini hanya 10 KPM. Kita menyesuaikan dengan kemampuan anggaran yang tersedia,” ungkapnya.
Selain penyaluran bantuan, Pemdes Talang Gading juga langsung melaksanakan titik nol pembangunan fisik yang bersumber dari DD TA 2026. Kegiatan tersebut meliputi pembangunan satu unit ruang kelas Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) serta peningkatan jalan lingkungan desa melalui rabat beton yang direncanakan pada tahap berikutnya.
Efendi menjelaskan, keterbatasan anggaran tahun ini tidak terlepas dari adanya pemangkasan DD untuk mendukung Program Strategis Nasional (PSN), termasuk pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Kondisi tersebut berdampak pada berkurangnya alokasi untuk sejumlah program desa.
“Setelah penyaluran BLT-DD, kita langsung melakukan titik nol untuk pembangunan gedung ruang belajar PAUD. Sekarang pembangunannya mulai dilaksanakan oleh TPK dan semua tenaga kerja yang terlibat,” paparnya.
Camat Sungai Rumbai, Darmadi, menyampaikan bahwa perubahan kebijakan penggunaan DD memang terjadi pada tahun ini, sehingga pemerintah desa harus menyesuaikan prioritas program dengan kondisi keuangan yang ada. Ia juga meminta masyarakat memahami situasi tersebut.
“Ya, kita harap masyarakat memaklumi kondisi dan situasi saat ini. Kami dari kecamatan juga mengimbau jajaran perangkat desa untuk merealisasi anggaran sesuai dengan aturan dan regulasi. Kita ini hanya melaksanakan, kita ikuti saja semua aturan yang ada,” tambahnya.
Dengan langkah percepatan realisasi program tersebut, Pemdes Talang Gading diharapkan mampu menjaga keberlanjutan pembangunan desa meski di tengah keterbatasan anggaran, sekaligus menjadi contoh bagi desa lain dalam pengelolaan DD secara efektif dan tepat sasaran. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara