Petani Desa Sidoharjo Hadapi Kerugian Ratusan Juta Akibat Banjir

DEMAK – Ratusan hektar lahan persawahan di Desa Sidoharjo, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, terendam banjir setelah tanggul Sungai Tuntang jebol pada Jumat (3/4/2026), mengancam masa tanam kedua (Musim Tanam 2/MT2) dan berpotensi menimbulkan kerugian ratusan juta rupiah bagi petani setempat. Kondisi ini memicu kepanikan karena sebagian sawah sudah ditanami dan dipupuk.

Kepala Desa Sidoharjo, Shodi Wiryo, menjelaskan bahwa sebanyak 94 hektar sawah yang telah digarap warga kini terendam. “Dampaknya sawah petani Desa Sidoharjo yang luasnya sudah didata itu 94 hektare,” katanya melalui sambungan telepon, Rabu (8/3/2026).

Banjir terjadi saat desa tengah memasuki fase MT2. Sebagian petani sudah menebar benih, menanam, bahkan melakukan pemupukan pertama. “Kerugiannya itu ada sebagian yang sudah tanam, ada sebagian yang baru mau tanam, tapi sudah dipersiapkan bibitnya jadi hilang semua, terus ada juga yang sudah pemupukan pertama,” imbuh Wiryo.

Ia menambahkan, biaya untuk menggarap sebahu—satu sepetak sawah dengan ukuran kurang dari 1 hektare—mencapai sekitar Rp 6 hingga 7 juta, termasuk pembibitan dan ongkos tanam. Desa berharap pemerintah daerah dapat meringankan beban warga yang terdampak banjir.

Kerusakan tidak hanya pada lahan pertanian, tanggul jebol juga merusak akses jalan utama sepanjang 50 meter yang terbuat dari cor beton, meski pemukiman warga masih aman karena jebolnya tanggul berada di area sawah. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Demak menunjukkan lebih dari 800 hektar sawah terdampak banjir sejak Jumat. “Dampak 841 hektar lahan pertanian, satu jalan di Desa Sidoharjo,” kata Kepala BPBD Demak, Agus Sukiyono, melalui pesan tertulis Selasa malam.

Saat ini, instansi terkait bersama tim gabungan sedang melakukan penanganan tanggul jebol dan pemulihan pascabanjir agar akses transportasi dan kegiatan pertanian dapat segera pulih. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Transparansi Dana Desa Jadi Sorotan, BumDes Nanga Mbaur Mandek

PDF 📄MANGGARAI TIMUR – Pengelolaan dana Badan Usaha Milik Desa (BumDes) di Desa Nanga Mbaur, …

Edukasi Keimigrasian Masuk Desa, Imigrasi Gandeng Warga Parepare

PDF 📄PAREPARE – Upaya pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) mulai diperkuat dari tingkat akar …

Desa Bojong Dorong Warga Ikut BPJS Ketenagakerjaan

PDF 📄BOGOR – Pemerintah Desa (Pemdes) Bojong, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mulai mengarahkan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *