CIANJUR – Upaya menjaga kelancaran irigasi pertanian di Desa Babakansari, Kecamatan Sukaluyu, Kabupaten Cianjur, dilakukan melalui kegiatan gotong royong warga bersama Pemerintah Desa (Pemdes) setempat dengan membersihkan saluran air yang mengairi sekitar 30 hektare sawah, Minggu (5/4/2026).
Kegiatan yang dikenal dengan istilah Gorol tersebut difokuskan pada pembersihan saluran irigasi dari Kampung Dauan hingga Kampung Cisengkek sebagai persiapan menghadapi masa tanam padi kedua tahun 2026.
Kepala Desa (Kades) Babakansari, Ade Suparman, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan langkah rutin yang dilakukan warga pascapanen guna memastikan distribusi air ke lahan pertanian tetap optimal.
“Kegiatan Gorol ini dalam rangka pembersihan selokan antara irigasi dari Kampung Dauan sampai dengan Kampung Cisengkek,” katanya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut melibatkan berbagai unsur masyarakat, termasuk perangkat desa dan Kepala Dusun (Kadus) III, Saraswati, yang turut berpartisipasi bersama warga.
“Kami melaksanakan kegiatan ini bersama Ibu Kepala Dusun III, Saraswati, dan juga Pemerintah Desa Babakansari, serta para warga yang sangat antusias,” tuturnya.
Menurutnya, gotong royong ini menjadi bagian penting dalam mendukung produktivitas pertanian, khususnya dalam menghadapi musim tanam kedua.
“Kami melaksanakan kegiatan ini untuk persiapan persiapan masa tanam kedua di tahun 2026, dan alhamdulillah para petani sangat antusias melaksanakan kegiatan gotong royong ini,” ungkapnya.
Ade menjelaskan bahwa saluran irigasi tersebut merupakan kebutuhan utama petani yang harus dijaga secara berkala agar tetap berfungsi dengan baik.
“Karena memang itu kebetulan kebutuhan mereka dan memang kita secara biasa ketika setelah panen harus melaksanakan kegiatan sebelum masa tanam kedua melaksanakan gotong royong,”jelasnya.
Ia juga mengungkapkan bahwa sebagian saluran irigasi masih membutuhkan penguatan struktur, khususnya pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) guna mencegah kerusakan lebih lanjut.
“Salah satu area-area yang dialiri oleh selokan itu kurang lebih mencapai 30 hektar dan dalam keadaan kondisinya itu memang perlu ada perbaikan, diantara pinggir-pinggir harus dibangun Tembok Penahan Tanah (TPT), karena masih banyak selokan yang belum dibangun TPT,” lanjutnya.
Melalui kegiatan ini, Pemdes Babakansari berharap adanya dukungan dari dinas terkait untuk membantu pembangunan infrastruktur irigasi agar keberlanjutan sektor pertanian di wilayah tersebut dapat terjaga. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara