KABUPATEN BANDUNG – Pemerintah Desa (Pemdes) Mekarjaya, Kecamatan Pacet, mengambil langkah strategis dengan menggandeng sektor swasta guna mendorong kemandirian ekonomi desa melalui pemanfaatan potensi lokal. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama PT Mahajaya pada Selasa, (07/04/2026).
Kesepakatan tersebut diteken langsung oleh Kepala Desa (Kades) Mekarjaya Dindin Rusad bersama Direktur Utama (Dirut) PT Mahajaya Beta Pratista di Bale Desa Mekarjaya, disaksikan Sekretaris Desa (Sekdes) Mekarjaya Andri serta sejumlah pihak terkait.
Kades Mekarjaya Dindin Rusad menegaskan bahwa kolaborasi dengan pihak swasta menjadi langkah alternatif di tengah ketidakpastian program pemerintah yang kerap berubah. Ia menyebut desa perlu mencari terobosan agar tidak bergantung sepenuhnya pada bantuan pemerintah.
Menurut Dindin, pengembangan potensi desa harus menjadi prioritas utama dalam kerja sama ini, mulai dari sektor pengelolaan lahan, pengembangan wisata, hingga pemanfaatan sumber daya alam seperti perikanan yang selama ini belum tergarap optimal. “Setiap desa pasti punya potensi, tinggal bagaimana kita menggali dan menginovasinya,” ujar Dindin.
Selain itu, ia menekankan pentingnya aspek legalitas dalam pengelolaan lahan, terutama di kawasan tertentu seperti wilayah perhutanan. Hal tersebut dinilai krusial untuk menghindari potensi persoalan hukum di masa mendatang.
Konsep kerja sama yang diusung adalah simbiosis mutualisme, di mana kedua pihak memperoleh keuntungan. Pemdes Mekarjaya berharap peningkatan kesejahteraan masyarakat, sementara perusahaan mendapatkan peluang investasi berkelanjutan di tingkat desa.
Meski kerja sama telah disepakati, pembahasan terkait skema pembagian keuntungan masih dalam tahap perumusan. Dindin menegaskan seluruh proses akan dilakukan secara transparan dengan melibatkan berbagai unsur masyarakat desa.
“Yang paling penting bukan kepentingan pribadi, tapi bagaimana kerja sama ini bisa memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Pemdes Mekarjaya optimistis kolaborasi ini dapat menjadi model pengembangan desa mandiri yang dapat direplikasi oleh desa lain. Dengan dukungan inovasi dari mitra swasta, desa diharapkan mampu meningkatkan daya saing dan kesejahteraan warganya secara berkelanjutan.
Di akhir pernyataannya, Dindin berharap kerja sama ini menjadi titik awal perubahan bagi desa. “Mudah-mudahan ini menjadi terobosan positif, membuka peluang lebih luas, dan benar-benar meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara