Darurat Sanitasi Desa, Pemkab Serang Target Bangun 60 Jamban Umum

KABUPATEN SERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang menargetkan peningkatan kualitas sanitasi desa melalui pembangunan fasilitas jamban umum di 60 desa yang masih menghadapi praktik buang air besar sembarangan. Program ini menjadi langkah strategis untuk menekan risiko penyakit berbasis lingkungan sekaligus mempercepat capaian sanitasi layak di wilayah tersebut.

Berdasarkan data Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Serang, masih terdapat 60 desa di 24 kecamatan yang mengalami persoalan sanitasi terbuka. Sementara itu, dari total 29 kecamatan, baru 15 kecamatan yang dinyatakan bebas dari praktik tersebut.

Kepala Dinas (Kadis) PU Kabupaten Serang Ahmad menegaskan bahwa pembangunan jamban ini dirancang memenuhi standar kesehatan dan ramah lingkungan. Ia menyatakan, “Setiap desa akan dilengkapi dengan minimal satu unit jamban yang dapat diakses oleh semua lapisan masyarakat.”

Program ini ditargetkan rampung dalam dua tahun dengan alokasi anggaran sebesar Rp85 miliar yang mencakup pembangunan fisik, perawatan, hingga pelatihan penggunaan fasilitas bagi masyarakat. Desain yang digunakan berupa toilet umum berbasis septik tank dengan ventilasi alami, menggunakan material tahan lama guna menekan biaya operasional jangka panjang.

Pelaksanaan pembangunan dilakukan secara bertahap dengan prioritas desa yang memiliki tingkat praktik buang air sembarangan tertinggi. Tim teknis akan melakukan survei lokasi, menentukan lahan yang sesuai, serta melibatkan tokoh masyarakat dalam proses perencanaan dan implementasi.

Pendekatan partisipatif menjadi kunci dalam program ini. Pemkab Serang juga akan menggelar pelatihan kebersihan dan edukasi perilaku higienis secara rutin guna mengubah kebiasaan masyarakat sekaligus memastikan keberlanjutan pemanfaatan fasilitas.

Kepala Seksi (Kasi) Kesehatan Lingkungan Siti Rahma menyebutkan bahwa peningkatan akses jamban berpotensi menurunkan angka penyakit diare hingga 30 persen. Ia menekankan pentingnya integrasi antara pembangunan sanitasi dan program kesehatan lain, termasuk imunisasi anak.

Selain berdampak pada kesehatan, program ini juga mendukung pencapaian target Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya tujuan keenam terkait akses air bersih dan sanitasi. Dukungan teknis dan pendanaan tambahan turut diberikan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten.

Warga desa menyambut positif rencana tersebut. Salah satu warga, Budi Santoso, mengungkapkan, “Akhirnya kami tidak lagi harus menempuh perjalanan tiga kilometer hanya untuk buang air.”

Pengawasan pasca pembangunan akan dilakukan oleh tim gabungan dari Dinas PU, Dinas Kesehatan, dan Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup melalui inspeksi rutin setiap enam bulan. Pemkab juga menyiapkan sanksi administratif bagi penyalahgunaan fasilitas guna menjaga keberlanjutan program.

Selain meningkatkan kualitas hidup, proyek ini membuka peluang kerja bagi masyarakat lokal melalui keterlibatan dalam pembangunan. Kolaborasi dengan lembaga swadaya masyarakat, seperti Yayasan Hidup Sehat, juga dilakukan untuk memperkuat kapasitas desa dalam pengelolaan sanitasi mandiri.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2023 menunjukkan akses sanitasi di Kabupaten Serang masih berada di angka 68 persen, di bawah rata-rata provinsi sebesar 75 persen. Melalui program ini, Pemkab menargetkan peningkatan hingga 90 persen pada tahun 2030.

Dengan pendekatan terintegrasi antara pembangunan infrastruktur dan perubahan perilaku, Pemkab Serang optimistis dapat menghapus praktik buang air sembarangan sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan dan daya tarik investasi di wilayah pedesaan. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Pemkab Landak Usul Lepas Kawasan Hutan Demi Kepastian Warga

PDF 📄LANDAK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Landak mengambil langkah strategis dengan mengusulkan pelepasan sebagian kawasan …

Kades Kateri Dilaporkan, Diduga Tebang Hutan Lindung

PDF 📄MALAKA – Dugaan penebangan liar di kawasan hutan lindung Kateri, Kecamatan Malaka Tengah, menyeret …

Desa Bolokut Gaspol Lawan Stunting Lewat RKPDes

PDF 📄BANGGAI KEPULAUAN – Pemerintah Desa (Pemdes) Bolokut menggelar Rembug Stunting sebagai langkah strategis menyusun …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *