PADANG PARIAMAN – Peralihan mata pencaharian warga Desa Sejahtera Astra Nyarai, Kabupaten Padang Pariaman (Padang Pariaman), Sumatera Barat, dari aktivitas penebangan kayu ke sektor ekowisata mulai menunjukkan dampak nyata terhadap peningkatan ekonomi sekaligus pelestarian lingkungan.
Transformasi ini didorong oleh pemanfaatan potensi alam kawasan Bukit Barisan yang mencakup jalur trekking, lubuk, kolam alami, hingga arung jeram, yang kini menjadi sumber penghidupan baru masyarakat desa.
Sebelumnya, sekitar 80 persen warga bergantung pada penebangan kayu dengan penghasilan sekitar Rp100 ribu per sekali angkut. Aktivitas tersebut dinilai berisiko tinggi terhadap keselamatan serta berpotensi merusak kawasan hutan lindung.
Perubahan mulai terjadi setelah Ritno Kurniawan menginisiasi pengembangan wisata berbasis masyarakat melalui pendekatan persuasif dan pendampingan langsung kepada warga.
“Kawasan Nyarai yang berada di wilayah Bukit Barisan I merupakan kawasan dengan potensi wisata alam yang besar. Sebelumnya sekitar 80% masyarakat menggantungkan penghasilan dari aktivitas penebangan kayu dengan risiko tinggi terhadap keselamatan serta dampak kerusakan lingkungan yang signifikan. Dengan pendampingan yang konsisten, masyarakat mulai terbuka dan percaya diri menjadi pemandu wisata penghasilan rata-rata mencapai Rp400–500 ribu per minggu,” ujar Tokoh Penggerak Desa Sejahtera Astra Nyarai Ritno Kurniawan.
Dukungan program Desa Sejahtera Astra turut mempercepat proses transformasi melalui pelatihan sumber daya manusia, penyediaan peralatan, serta pengembangan atraksi wisata. Dalam waktu relatif singkat, masyarakat mulai memiliki keterampilan sebagai pemandu wisata alam.
Saat ini, sebanyak 45 warga telah menjadi pemandu arung jeram dan lebih dari 100 orang terlibat dalam pengelolaan kawasan wisata, dengan 25 orang sebagai pengurus inti. Sebagian di antaranya bahkan telah memiliki sertifikasi sebagai pemandu wisata.
Perkembangan sektor pariwisata juga mendorong tumbuhnya usaha pendukung seperti homestay, jasa pemandu, serta layanan wisata lainnya. Kunjungan wisatawan domestik dan mancanegara, termasuk dari Malaysia, turut meningkatkan pendapatan masyarakat desa.
Presiden Direktur (Presdir) Astra, Djony Bunarto Tjondro, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan desa berbasis potensi lokal.
“Astra berkomitmen untuk terus mendampingi transformasi desa berbasis potensi lokal. Pengembangan ekowisata berkelanjutan di Desa Sejahtera Astra Nyarai menjadi contoh bahwa pelestarian lingkungan dan penguatan ekonomi masyarakat dapat berjalan beriringan. Ketika masyarakat memperoleh akses terhadap pelatihan, penguatan kapasitas, serta dukungan ekosistem yang tepat, mereka tidak hanya memiliki sumber penghidupan yang lebih stabil dan aman. Tetapi juga berperan aktif dalam menjaga kelestarian kawasan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Ke depan, pengembangan Desa Sejahtera Astra Nyarai diharapkan terus memperkuat model ekonomi berbasis pariwisata alam sekaligus menjadi contoh keberhasilan transformasi desa yang mengedepankan keseimbangan antara kesejahteraan dan lingkungan. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara