ANAMBAS – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) 2026 di Desa Batu Berapit hingga kini belum direalisasikan akibat keterlambatan transfer dana dari pemerintah pusat. Kepala Desa (Kades) Batu Berapit, Umar Lisman, menegaskan kondisi ini menimbulkan kekhawatiran bagi masyarakat penerima manfaat.
“‎Terkait kendala yang terjadi, masih belum dapat dipastikan apakah keterlambatan ini disebabkan oleh faktor administratif di tingkat desa, atau memang terjadi di tingkat pusat maupun proses birokrasi yang lebih tinggi,” ungkap Umar saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (8/4/2026).
Kades Batu Berapit berharap ada kejelasan dan percepatan pencairan dari pihak berwenang agar penyaluran BLT DD kepada masyarakat tidak semakin tertunda. “Ada berkas realisasi yang kurang. Namun sudah kita lengkapi dan telah kita kirimkan. Insyaallah pada bulan April ini Dana Desa dari pusat bisa masuk ke rekening desa, sehingga penyaluran BLT-DD dapat segera dilakukan,” jelasnya.
Umar menyebut jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) BLT DD di desanya sebanyak 9 orang. Semua data penerima telah melalui proses verifikasi sesuai ketentuan. Besaran bantuan yang diterima Rp300.000 per bulan per KPM, yang akan disalurkan sekaligus untuk tiga bulan, dari Januari hingga Maret 2026. “Setiap KPM nantinya akan menerima sebesar Rp900.000 untuk tiga bulan penyaluran,” tambahnya.
Selain BLT DD, Kades Batu Berapit juga menyoroti kesiapan desa dalam menjalankan Program Koperasi Desa (Kopdes) nasional. Struktur kepengurusan Kopdes telah terbentuk, dan desa berencana mengadakan pelatihan untuk memastikan pengurus dapat menjalankan koperasi sesuai regulasi yang berlaku. “Kita perlu memberikan pemahaman terlebih dahulu kepada pengurus Kopdes. Untuk itu, desa berencana mengadakan pelatihan yang akan dianggarkan melalui Dana Desa, agar pengurus benar-benar siap dalam mengelola koperasi,” ungkap Umar.
Di akhir keterangannya, Umar mengimbau masyarakat, khususnya para penerima BLT DD, untuk bersabar menunggu proses pencairan dana. Begitu dana masuk ke rekening desa, penyaluran akan segera dilakukan. Berita ini disampaikan sebagai bentuk transparansi sekaligus harapan agar permasalahan segera mendapatkan solusi. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara