WONOSOBO – Keluhan warga terhadap kerusakan jalan di ruas Kalibeber hingga Desa Deroduwur, Kecamatan Mojotengah, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah (Jateng), kian memuncak setelah infrastruktur tersebut tak kunjung diperbaiki secara menyeluruh selama bertahun-tahun.
Kerusakan yang mengganggu aktivitas masyarakat itu bahkan memicu bentuk protes unik berupa pemasangan spanduk berisi keluhan di sepanjang jalan. Aksi ini menjadi simbol kekecewaan warga terhadap kondisi jalan yang dinilai diabaikan.
Berdasarkan pantauan di lapangan, titik kerusakan terparah berada di jalur Desa Bondalem hingga wilayah Dero Ngisor. Di sepanjang ruas tersebut, jalan berlubang dan rusak berat membuat mobilitas warga, termasuk distribusi barang dan akses harian, terganggu.
Sejumlah warga menyebutkan bahwa kondisi ini telah berlangsung lama, bahkan diperkirakan antara lima hingga sepuluh tahun tanpa penanganan permanen. Selama ini, perbaikan yang dilakukan dinilai hanya bersifat sementara dan tidak menyentuh akar permasalahan.
Situasi ini memunculkan desakan agar pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki infrastruktur jalan secara menyeluruh, mengingat jalur tersebut merupakan akses penting bagi aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.
Jika tidak segera ditangani, kerusakan jalan dikhawatirkan semakin parah dan berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan serta memperlambat pertumbuhan ekonomi wilayah setempat. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara