JEMBER – Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) periode Januari hingga Maret 2026 di Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember, resmi rampung dengan total 121 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menerima bantuan senilai Rp900.000 per orang.
Program yang dilaksanakan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) di wilayah Kecamatan Gumukmas ini berlangsung sepanjang Maret 2026 secara bertahap di masing-masing balai desa. Bantuan yang diberikan merupakan akumulasi dari tiga bulan penyaluran, yakni Rp300.000 per bulan, yang difokuskan untuk membantu pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, terutama menjelang dan setelah Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Distribusi bantuan menunjukkan variasi jumlah penerima di setiap desa berdasarkan tingkat kebutuhan. Desa Mayangan tercatat sebagai penerima terbanyak dengan 28 KPM, sementara Desa Tembokrejo menjadi yang paling sedikit dengan 5 KPM. Desa lainnya seperti Desa Bagorejo, Desa Gumukmas, dan Desa Menampu masing-masing menerima 12 KPM. Secara rinci, Desa Karangrejo menerima 16 KPM, Desa Kepanjen 25 KPM, serta Desa Purwoasri 11 KPM.
Penyaluran BLT-DD ini ditetapkan melalui proses verifikasi dan validasi berlapis yang melibatkan tim desa dan pihak kecamatan. Mekanisme tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran serta sesuai dengan kondisi riil masyarakat di lapangan.
Camat Gumukmas, Dannie Allcholin, menegaskan bahwa percepatan penyaluran bantuan menjadi langkah strategis untuk merespons peningkatan kebutuhan masyarakat pada periode Lebaran.
“Sekali lagi mudah-mudahan penyaluran BLT-DD ini bermanfaat dan barokah dan bisa digunakan secara baik, terima kasih,” ucap Dannie.
Ia menambahkan bahwa momentum Lebaran menjadi pertimbangan utama dalam percepatan distribusi bantuan. “Kami sangat menyadari bahwa menjelang dan sesudah Lebaran, kebutuhan masyarakat akan meningkat, mulai dari kebutuhan pokok hingga keperluan untuk berkumpul dengan keluarga. Oleh karena itu, kami berusaha secepatnya menyalurkan bantuan ini. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban ekonomi warga. Semoga bermanfaat dan digunakan dengan bijak untuk hal yang paling diperlukan,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Bagorejo, Atok Urohman, menyebut penyaluran BLT-DD mencerminkan komitmen Pemdes dalam memperkuat jaring pengaman sosial di awal tahun anggaran.
“Kami juga akan terus melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap penggunaan bantuan ini, serta tetap berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi seluruh warga Desa Bagorejo ke depannya,” pungkas Atok Urohman.
Ke depan, pemerintah desa bersama pihak kecamatan akan terus melakukan evaluasi terhadap distribusi bantuan serta dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat, guna memastikan program serupa dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara