PROBOLINGGO, DESA – NUSANTARA: Proyek rehabilitasi atap gedung perpustakaan Desa Alassapi, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, menjadi sorotan publik. Pekerjaan yang diduga bersumber dari Dana Desa (DD) Tahun Anggaran 2025 itu hingga kini masih dalam tahap pengerjaan.
Pantauan di lokasi pada “Minggu, 01 Maret 2026”, aktivitas pengerjaan masih berlangsung. Namun, warga mempertanyakan aspek keterbukaan informasi terkait proyek tersebut.
Sorotan menguat karena di sekitar lokasi tidak ditemukan papan informasi proyek sebagaimana lazimnya kegiatan yang menggunakan anggaran pemerintah. Kondisi ini memicu pertanyaan publik terkait sumber pendanaan, besaran anggaran, serta target waktu penyelesaian pekerjaan.
Masyarakat menilai, keterbukaan informasi merupakan kewajiban sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik. Keberadaan papan informasi proyek dinilai penting sebagai bentuk transparansi kepada masyarakat.
Tanpa adanya papan informasi, publik tidak mengetahui secara jelas dari mana sumber dana proyek, berapa nilai anggaran yang dialokasikan, serta sampai kapan pekerjaan tersebut ditargetkan rampung. Situasi ini memunculkan persepsi kurangnya transparansi dalam pelaksanaan kegiatan yang didanai negara.
Sejumlah warga berharap pemerintah desa segera memberikan penjelasan resmi agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat. Transparansi dinilai menjadi kunci untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus memastikan pengelolaan Dana Desa berjalan akuntabel dan sesuai regulasi.
Hingga berita ini diturunkan, pekerjaan rehabilitasi atap perpustakaan desa tersebut masih terus berlangsung.
Redaksi01-Alfian
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara