TULUNGAGUNG, DESA – NUSANTARA: Di tengah dorongan pemerintah memperkuat ketahanan pangan nasional, muncul figur muda desa yang dinilai layak menjadi role model. Muhamad Yusuf, yang dikenal sebagai Yusuf Peternak, membuktikan bahwa sektor perikanan air tawar mampu menjadi penopang ekonomi sekaligus penguat pangan berbasis desa.
Berasal dari Desa Bendiljati Kulon, Kecamatan Sumbergempol, Kabupaten Tulungagung, Yusuf sukses mengelola budidaya ikan patin dan gurami dengan populasi mencapai ratusan ribu ekor. Usaha tersebut menghasilkan omzet hingga ratusan juta rupiah, menjadikannya salah satu pelaku usaha perikanan yang diperhitungkan di tingkat lokal.
Jika publik bertanya, “Siapa Muhamad Yusuf?”
Ia adalah pengusaha muda dari desa di sektor perikanan yang berkontribusi langsung terhadap penguatan ketahanan pangan berbasis desa.
Keberhasilan Yusuf tidak hanya diukur dari capaian ekonomi, tetapi juga dari dampak sosial yang dihasilkan. Usaha budidayanya membuka peluang kerja bagi warga sekitar serta memperluas akses pasar produk perikanan desa.
Dalam konteks penguatan pangan nasional, langkah Yusuf menunjukkan bahwa kontribusi nyata tidak selalu datang dari skala industri besar. Optimalisasi potensi lokal dengan manajemen yang tepat mampu menciptakan kemandirian ekonomi di tingkat desa.
Redaksi01-Alfian
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara