PARIAMAN, DESA – NUSANTARA: Wali Kota Pariaman, Yota Balad, membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengelolaan Keuangan Desa dan Penerapan Aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Lantai 3 Gedung Kantor Bersama Pemerintah Kota Pariaman, Kelurahan Karan Aur, Kecamatan Pariaman Tengah, Kota Pariaman.
Bimtek ini diikuti oleh perwakilan perangkat desa dengan tujuan memperkuat kapasitas aparatur dalam pengelolaan keuangan desa yang transparan dan akuntabel. Dalam sambutannya, Yota Balad menegaskan bahwa aplikasi Siskeudes memiliki peran strategis dalam tata kelola keuangan desa.
“Pemerintah desa adalah ujung tombak pelayanan publik. Dengan pemahaman teknis yang matang mengenai Siskeudes, kita ingin memastikan setiap rupiah dana desa dapat dipertanggungjawabkan dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Pariaman,” ujarnya.
Menurutnya, Siskeudes bukan sekadar alat bantu administratif, melainkan instrumen vital dalam menjaga transparansi serta akuntabilitas keuangan di tingkat desa. Oleh sebab itu, penguasaan teknis oleh perangkat desa menjadi kunci untuk mencegah kesalahan administrasi yang berpotensi menimbulkan persoalan hukum.
Materi bimtek mencakup penyesuaian aplikasi dengan regulasi perpajakan dan aturan pengadaan barang/jasa terbaru, integrasi laporan keuangan desa dengan sistem pengawasan nasional, serta pencegahan kesalahan input data. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelaporan dan memperkuat sistem pengawasan keuangan desa.
“Peserta mengikuti bimtek ini dengan serius agar apa yang dilaksanakan hari ini, bisa direalisasikan pada desa maing – masing. Tidak hanya itu, Saya minta seluruh perangkat desa proaktif bertanya jika ada kendala teknis dalam aplikasi ini,” tutupnya.
Redaksi01-Alfian
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara