BIMA, DESA – NUSANTARA: Banjir melanda enam desa di Kecamatan Sanggar dan Tambora, Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat, setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut selama dua hari berturut-turut. Ratusan rumah dilaporkan terendam, sementara sejumlah ruas jalan raya berubah menjadi aliran air yang deras.
Wilayah terdampak tersebar di Kecamatan Tambora dan Kecamatan Sanggar. Intensitas hujan tinggi yang terjadi sejak Sabtu malam hingga Minggu pagi menyebabkan debit air meningkat dan meluap ke permukiman warga.
Kabid Logistik dan Kedaruratan BPBD Kabupaten Bima, Nurul Huda, menjelaskan bahwa curah hujan tinggi menjadi pemicu utama terjadinya banjir di enam desa tersebut.
“Hujan dua hari berturut-turut, enam desa di Kecamatan Tambora dan Sanggar terendam banjir,” ujarnya.
Air yang menggenangi permukiman tidak hanya merendam rumah, tetapi juga mengganggu akses transportasi. Sejumlah jalan utama tak dapat dilalui kendaraan karena tertutup genangan yang cukup tinggi.
Hingga berita ini diturunkan, petugas BPBD setempat terus melakukan pendataan terhadap jumlah rumah terdampak serta memantau kondisi debit air. Warga diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan apabila hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.
Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem, terutama bagi daerah yang memiliki potensi rawan banjir saat curah hujan meningkat.
Redaksi01-Alfian
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara