Sarasehan Desa Dorong Integrasi Kebijakan Pangan

KEBUMEN, DESA – NUSANTARA: Sarasehan dan Panen Raya Kader Penggerak Desa Indonesia yang digelar di Desa Grenggeng, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Kebumen, menjadi panggung konsolidasi lintas sektor untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus mendorong transformasi ekonomi desa berbasis inovasi teknologi pertanian.

Forum yang mempertemukan unsur pemerintah, legislatif, pelaku usaha, serta organisasi kader desa itu dirancang sebagai ruang kolaborasi nasional dalam menjawab tantangan pembangunan desa yang adaptif dan berkelanjutan. Momentum tersebut juga menandai penguatan peran kader desa dalam mengawal agenda strategis ketahanan pangan dari tingkat pusat hingga akar rumput.

Kegiatan yang diprakarsai Ikatan Pemuda Penggerak Desa Indonesia (IPDA) bersama Pemerintah Desa Grenggeng tersebut menegaskan pentingnya integrasi kebijakan pusat hingga desa agar pembangunan berjalan selaras dan terukur. Sinergi kebijakan dinilai menjadi kunci agar inovasi pertanian tidak hanya berhenti pada program, melainkan berkelanjutan dalam praktik.

Dalam paparannya, Dr. Ir. Sugeng Santoso, MT., QRGP, CGRE, menekankan bahwa arah kebijakan nasional mesti terimplementasi secara konkret di tingkat lokal.

Dr. Ir. Sugeng Santoso, MT., QRGP, CGRE, dalam paparannya mengingatkan bahwa program prioritas nasional harus terintegrasi dalam perencanaan daerah dan desa.

Menurutnya, integrasi tersebut akan memperkuat posisi desa sebagai basis ketahanan pangan sekaligus pusat pertumbuhan ekonomi baru. Pemanfaatan teknologi pertanian, mulai dari sistem irigasi modern hingga tata kelola produksi berbasis data, dipandang sebagai langkah strategis meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani.

Kegiatan panen raya yang menjadi rangkaian acara tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga simbol keberhasilan sinergi kader desa dalam menggerakkan produksi pertanian lokal. Desa Grenggeng diproyeksikan menjadi salah satu model pengembangan desa berbasis inovasi yang dapat direplikasi di wilayah lain.

Ke depan, forum serupa diharapkan terus mendorong harmonisasi kebijakan, penguatan kapasitas kader, serta perluasan jejaring kemitraan guna memastikan ketahanan pangan nasional bertumpu pada desa yang mandiri dan berdaya saing.

Redaksi01-Alfian

About redaksi01

Check Also

BNPB Ungkap Dampak Bencana 3–5 April di Berbagai Wilayah

PDF 📄JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan rangkaian bencana hidrometeorologi dan geologi yang …

Desa Kecil dengan Ketahanan Besar di Konflik Lebanon Selatan

PDF 📄LEBANON SELATAN – Desa Adchit al-Qusayr di perbatasan Lebanon Selatan menunjukkan ketahanan sosial yang …

APBN Masuk Skema Pembiayaan Kopdes, Pro dan Kontra Muncul

PDF 📄JAKARTA – Pemerintah melalui kebijakan fiskal terbaru menetapkan skema pembiayaan pembangunan Koperasi Desa Merah …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *