PEMALANG, DESA – NUSANTARA: Pemerintah Kecamatan Watukumpul bergerak cepat merespons dampak bencana hidrometeorologi yang merusak infrastruktur desa dan sejumlah rumah warga. Langkah percepatan pemulihan dilakukan melalui instruksi kerja bakti serentak di wilayah terdampak.
Camat Watukumpul, Arief Rahman Hakim, menginstruksikan seluruh kepala desa untuk segera menggerakkan aparatur dan masyarakat bergotong royong menangani dampak bencana yang terjadi pada Minggu (15/2/2026). Instruksi tersebut langsung ditindaklanjuti pemerintah desa bersama warga.
Sejak pagi, perangkat desa dan masyarakat di Desa Tambi, Bodas, Tlagasana, serta Gapura turun ke lokasi terdampak. Mereka membersihkan material longsor, membuka akses jalan yang sempat tertutup, serta melakukan penanganan awal terhadap rumah warga yang mengalami kerusakan.
“Alhamdulillah, responsnya sangat cepat dan solid. Ini menunjukkan kesiapsiagaan desa dan kuatnya budaya gotong royong masyarakat,” ujar Arief Rahman Hakim saat memantau langsung kerja bakti.
Menurutnya, kondisi pascabencana menuntut langkah cepat dan koordinasi yang terarah agar aktivitas masyarakat dapat segera pulih. Ia menilai sinergi antara pemerintah desa dan warga menjadi kunci dalam mempercepat proses penanganan awal.
“Kekuatan utama kita ada pada kebersamaan dan kepedulian. Ketika semua bergerak bersama, beban seberat apa pun bisa ditangani,” tegas Arief Rachman Hakim.
Selain fokus pada pembersihan lingkungan dan pembukaan akses, pemerintah desa juga melakukan pendataan ulang terhadap kerusakan infrastruktur serta rumah warga. Data tersebut akan menjadi dasar pengajuan usulan rehabilitasi kepada Pemerintah Kabupaten Pemalang dan instansi terkait agar penanganan lanjutan dapat dilakukan secara tepat sasaran.
Upaya kolaboratif ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan kondisi wilayah sekaligus meminimalkan dampak sosial dan ekonomi bagi masyarakat terdampak.
Redaksi01-Alfian
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara