OGAN, ILIR DESA – NUSANTARA: Inovasi pembangunan desa kembali lahir dari tingkat lokal. Kepala Desa Sejaro Sakti, Kecamatan Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir, menunjukkan terobosan dengan membaca potensi alam yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal sebagai daya tarik wisata.
Kepekaan melihat peluang menjadi langkah awal pengembangan kawasan berbasis potensi lokal. Hamparan udara jernih di kawasan depan Komplek Perkantoran Terpadu (KPT) Tanjung Senai, yang sebelumnya hanya dipandang sebagai bagian dari lanskap biasa, kini diarahkan untuk menjadi magnet kunjungan masyarakat.
Gagasan tersebut sejalan dengan tren pengembangan desa wisata yang mengandalkan kekuatan alam dan lingkungan sekitar tanpa harus mengubah karakter wilayah secara drastis. Keindahan udara yang alami diproyeksikan menjadi ruang rekreasi sekaligus sarana ekonomi baru bagi warga desa.
Upaya pemanfaatan potensi tersebut tidak hanya bertujuan memperindah kawasan, tetapi juga membuka peluang usaha berbasis masyarakat. Kehadiran destinasi wisata lokal dinilai mampu mendorong perputaran ekonomi desa, mulai dari sektor kuliner, jasa, hingga usaha kecil lainnya.
Langkah ini sekaligus menampilkan peran strategi kepala desa dalam menginisiasi pembangunan berbasis kreativitas dan kemandirian. Dengan memaksimalkan potensi yang ada, desa tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga berperan utama dalam menciptakan sumber pertumbuhan ekonomi baru.
Ke depan, pengembangan kawasan yang diharapkan dapat dikelola secara berkelanjutan dengan melibatkan masyarakat setempat, sehingga manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan dapat dirasakan secara seimbang.
Redaksi01-Alfian
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara