MUARA, ENIM DESA – NUSANTARA: Guna meningkatkan kemampuan dan kesiapsiagaan anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas), Polsek Rambang menggelar latihan beladiri Polri bagi Linmas Desa Pagar Agung, Kecamatan Rambang, Kabupaten Muara Enim. Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan kapasitas aparatur keamanan desa dalam menunjang tugas perlindungan masyarakat.
Latihan beladiri dilaksanakan di Balai Desa Pagar Agung pada Rabu (21/01/2026) sekitar pukul 14.00 WIB. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Rambang, IPTU Zulkarnain Afianata, ST, M.Si, MH, serta dihadiri Kepala Desa Pagar Agung Herlenson, SE, Ketua Pelaksana Kegiatan Akdi Vika Sarnubi, dan 17 anggota Linmas Desa Pagar Agung.
Kapolres Muara Enim AKBP Hendri Syaputra, SIK melalui Kapolsek Rambang IPTU Zulkarnain Afianata menyampaikan bahwa pelatihan peningkatan kemampuan beladiri Polri ini bertujuan untuk membekali anggota Linmas dengan kemampuan dasar membela diri, melindungi masyarakat dan keluarga, serta menunjang pelaksanaan tugas sehari-hari. Kegiatan tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan diri dan menjaga kebugaran anggota Linmas.
Kapolsek Rambang, IPTU Zulkarnain Afianata, menekankan bahwa latihan beladiri memiliki peran penting dalam pembentukan sikap dan profesionalisme aparat keamanan.
“Latihan beladiri Polri ini tidak hanya meningkatkan kemampuan fisik, tetapi juga mental dan disiplin anggota. Dengan demikian, kita dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat dan menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polsek Rambang,” ujar IPTU Zulkarnain.
Ia menambahkan, kegiatan serupa akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai bentuk komitmen Polsek Rambang dalam meningkatkan kesiapsiagaan anggota Linmas. Melalui latihan yang berkesinambungan, Linmas diharapkan semakin efektif dan efisien dalam menjalankan tugas serta memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Adapun materi latihan beladiri Polri meliputi pemanasan, pukulan dasar, pukulan arah atas, tengah, dan bawah, dasar tangkisan serta variasinya, teknik tendangan, hingga dasar tahanan dan teknik melepaskan pegangan. Materi tersebut dirancang untuk memberikan pemahaman dasar yang aplikatif dan dapat diterapkan dalam situasi lapangan.
Redaksi01-Alfian
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara