TAPANULI, SELATAN – DESA NUSANTARA: Pemerintah Desa Tandihat, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan, tetap melaksanakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbang) Tahun 2027 di tengah suasana duka pascabencana alam yang melanda wilayah tersebut. Kegiatan itu digelar pada “Rabu, 14 Januari 2026” di tenda posko pengungsian setempat.
Musrenbangdes tersebut menjadi ruang bersama antara pemerintah desa dan warga untuk merumuskan arah pembangunan desa ke depan. Meski dilaksanakan dalam keterbatasan sarana akibat dampak bencana, forum tetap berjalan dengan tertib dan partisipatif.
Antusiasme masyarakat terlihat dari kehadiran warga yang mengikuti seluruh rangkaian musyawarah hingga selesai. Hal ini mencerminkan komitmen bersama untuk menjaga keberlanjutan pembangunan desa, sekalipun dalam kondisi sulit.
Kepala Desa Tandihat, Ranto Panjang Sipahutar, menegaskan bahwa pelaksanaan musrenbang menjadi bagian penting dalam memastikan roda pemerintahan desa tetap berjalan. Ia menyampaikan bahwa semangat membangun desa tidak boleh surut meskipun masyarakat sedang menghadapi cobaan berat.
“Bahwa Pemerintah Desa Tandihat dan masyarakat masih ingin Desa Tandihat kedepannya semakin baik, dan akan tetap menjalankan Visi dan Misi Pemerintah Desa Tandihat sebagaimana mestinya,” ujar Ranto Panjang Sipahutar.
Melalui Musrenbangdes ini, berbagai usulan prioritas pembangunan untuk tahun anggaran 2027 dihimpun, dengan mempertimbangkan kondisi pascabencana serta kebutuhan mendesak masyarakat. Pemerintah desa berharap hasil musyawarah tersebut dapat menjadi pijakan dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berpihak pada kepentingan warga.
Redaksi01-Alfian
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara