SUKOHARJO, DESA – NUSANTARA: Pemanfaatan teknologi pangan canggih di Pabrik Pangan Siap Saji Makan KU yang berlokasi di Desa Cemani, Kecamatan Grogol, Kabupaten Sukoharjo, menyita perhatian Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas). Fasilitas produksi tersebut dinilai mampu menjawab kebutuhan pangan praktis dengan standar teknologi yang efisien dan tepat guna.
Dalam kunjungannya, Menteri Zulhas tampak terkesan melihat langsung proses produksi makanan siap saji berbasis teknologi Meal Ready-to-Eat (MRE). Teknologi ini memungkinkan makanan dikemas secara khusus sehingga memiliki masa simpan panjang dan dapat langsung dikonsumsi tanpa proses memasak tambahan, sekaligus tetap menjaga kualitas dan keamanan pangan.
“Teknologi MRE (Meal, Ready-to-Eat) mengacu pada makanan siap saji yang dikemas khusus, yang dirancang untuk umur simpan yang lama dan kemudahan konsumsi tanpa memerlukan persiapan, memasak.Tidak ribet.Luar biasa,” ujar Menteri Zulhas.
Ia menilai penerapan teknologi tersebut merupakan langkah strategis dalam memperkuat ketahanan pangan nasional, khususnya dalam penyediaan makanan siap saji yang higienis, praktis, dan bernilai gizi. Keberadaan pabrik ini juga dinilai mampu menjadi contoh pengembangan industri pangan modern di tingkat daerah dengan memanfaatkan teknologi yang sesuai kebutuhan.
Dalam kesempatan yang sama, Menteri Zulhas didampingi Menteri Perdagangan Budi Santoso turut mencicipi produk Makan KU varian rasa Nusantara. Pengalaman tersebut semakin memperkuat apresiasi terhadap kualitas produk yang dihasilkan, baik dari sisi cita rasa maupun kemasan.
Pabrik Pangan Siap Saji Makan KU di Desa Cemani diharapkan dapat berkontribusi tidak hanya dalam penyediaan produk pangan siap konsumsi, tetapi juga dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal, membuka lapangan kerja, serta memperkuat sinergi antara sektor industri dan kebijakan pemerintah di bidang pangan.
Redaksi01-Alfian
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara