GUNUNG, KIDUL DESA – NUSANTARA: Panen perdana melon sekusi di Kalurahan Semanu, Kapanewon Semanu, Kabupaten Gunungkidul, menjadi penanda keberhasilan pemanfaatan Tanah Kas Desa (TKD) untuk sektor pertanian bernilai ekonomi. Kegiatan panen yang diadakan berlangsung pada awal Januari 2026 dan terbuka bagi masyarakat dengan konsep petik langsung dari kebun.
Hamparan kebun melon yang berlokasi di Padukuhan Ngringin menunjukkan hasil budidaya yang menjanjikan. Buah melon sekusi tampak tumbuh seragam dengan kualitas fisik yang baik, menandai keberhasilan pengelolaan lahan desa secara produktif dan terencana.
Pemerintah Kalurahan Semanu menetapkan agenda panen perdana tersebut berlangsung selama dua hari, yakni Sabtu dan Minggu, 3–4 Januari 2026. Melalui konsep petik langsung, masyarakat dapat merasakan pengalaman membeli hasil pertanian langsung dari kebun sekaligus meningkatkan nilai tambah bagi pengelolaan TKD.
Momentum panen ini tidak hanya dimaknai sebagai hasil pertanian semata, namun juga sebagai simbol optimalisasi aset desa. Pemanfaatan TKD tersebut didukung oleh Dana Keistimewaan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) yang diarahkan untuk mendorong kemandirian ekonomi dan penguatan sektor pertanian lokal.
Ke depan, pengelolaan TKD berbasis komoditas hortikultura diharapkan dapat menjadi contoh pengembangan ekonomi desa yang berkelanjutan, sekaligus memperkuat peran pemerintah kalurahan dalam mengelola aset desa secara produktif dan akuntabel.
Redaksi01-Alfian
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara