MOJOKERTO, DESA – NUSANTARA: Pencegahan dan penurunan stunting menjadi salah satu prioritas utama Pemerintah Desa (Pemdes) Kesimantengah, Kecamatan Pacet, dalam upaya membangun kualitas sumber daya manusia di lima dusun yang ada di wilayah desa tersebut. Berbagai langkah strategis telah dirumuskan untuk menangani persoalan kekurangan gizi yang berpotensi menghambat pertumbuhan anak.
Upaya yang dilakukan Pemdes Kesimantengah meliputi peningkatan layanan posyandu, penguatan peran kader kesehatan, serta perbaikan sarana sanitasi guna menciptakan lingkungan yang sehat dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
Intervensi pencegahan stunting di tingkat desa ini melibatkan seluruh elemen masyarakat, mulai dari perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), kader posyandu, kader PKK, tokoh masyarakat, tenaga kesehatan, pendamping desa, hingga para orang tua anak.
Kepala Desa Kesimantengah, Bangga Al Hakim, mengatakan bahwa langkah tersebut merupakan bentuk komitmen Pemdes dalam mendukung program prioritas nasional penurunan angka stunting. Ia menjelaskan, melalui kegiatan Rembuk Stunting yang digelar beberapa waktu lalu, pendamping gizi dari Puskesmas Pacet telah memberikan pemaparan komprehensif terkait stunting kepada masyarakat.Pemdes Kesimantengah berharap, melalui kolaborasi lintas sektor dan peran aktif masyarakat, angka stunting di desa dapat ditekan secara berkelanjutan demi mencetak generasi yang sehat dan berkualitas
Redaksi01-Alfian
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara