TENGKULAK, DESA – NUSANTARA: Upaya peningkatan kualitas dan nilai jual hasil pertanian terus dilakukan oleh kelompok tani desaĀ melalui pengelolaan budidaya yang terencana dan berorientasi pasar. Dalam proses budidaya melon, setiap batang tanaman hanya dipertahankanĀ satu hingga dua buahĀ guna menjaga kualitas hasil panen, dengan bobot rata-rata mencapaiĀ sekitar dua kilogram per buah.
Masa panen melon diperkirakan berlangsungĀ sekitar 65 hari setelah tanam, sehingga memungkinkan perputaran produksi yang relatif cepat dan efisien. Selain komoditas melon, kelompok tani juga mulai mengembangkanĀ tanaman sayuran seperti seladaĀ sebagai tanaman pendamping guna memaksimalkan pemanfaatan lahan.
Seluruh hasil pertanian tersebut dikelola melaluiĀ BUMDes Srikandi Farm, yang berperan sebagai pengelola sekaligus distributor. Produk pertanian dipasarkan langsung kepada konsumen maupun melaluiĀ pasar desa, tanpa melibatkan perantara atau tengkulak, sehingga harga jual lebih stabil dan menguntungkan petani.
Pengelolaan berbasis BUMDes ini diharapkan mampu meningkatkanĀ pendapatan petani, memperkuat ekonomi desa, serta menciptakan sistem pertanian yang berkelanjutan dan mandiri.
Redaksi01-Alfian
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara