MAKKASAR, DESA – NUSANTARA: Di antara tebing karst yang menjulang dan aliran sungai yang tenang, kehidupan keluarga di Dusun Rammang-Rammang, Sulawesi Selatan, kini terasa semakin berubah. Kawasan yang dahulu dikenal sebagai daerah terisolasi, kini tumbuh menjadi desa wisata berbasis pelestarian alam.
Perkembangan Rammang-Rammang sebagai desa wisata membawa dampak positif bagi masyarakat setempat. Selain membuka peluang ekonomi baru melalui sektor pariwisata, warga juga mulai merasakan akses layanan kesehatan yang lebih terjangkau serta peningkatan pemahaman tentang pentingnya menjaga lingkungan.
Pengelolaan wisata yang menitikberatkan pada pelestarian alam menjadikan Rammang-Rammang tidak hanya sebagai destinasi wisata, tetapi juga sebagai ruang edukasi bagi masyarakat dan pengunjung terkait konservasi lingkungan karst.
Seiring meningkatnya aktivitas wisata, warga juga dibekali pemahaman mengenai mitigasi risiko bencana, mengingat kawasan karst memiliki karakter geografis yang perlu dikelola secara hati-hati dan berkelanjutan.
Transformasi Dusun Rammang-Rammang menunjukkan bahwa pengembangan desa wisata berbasis alam dapat menjadi solusi pembangunan yang inklusif, dengan tetap menjaga keseimbangan antara peningkatan kesejahteraan masyarakat dan kelestarian lingkungan.
Redaksi01-Alfian
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara