JAKARTA, DESA – NUSANTARA: Presiden Prabowo Subianto menyinggung kuatnya pengaruh teknologi digital dalam menjembatani komunikasi antara pemerintah dan masyarakat desa saat menghadiri Business Summit bersama US Chamber of Commerce di Washington D.C., “Rabu, 18 Februari 2026” waktu setempat.
Di hadapan para pelaku usaha Amerika Serikat, Prabowo mengungkapkan bahwa perkembangan platform digital telah mengubah pola aspirasi masyarakat. Ia mengaku kerap menerima pesan langsung dari anak-anak desa melalui media sosial, khususnya TikTok.
“Banyak anak desa berbicara langsung kepada saya melalui TikTok atau mengirim pesan langsung ke Presiden,” kata Prabowo.
Menurutnya, salah satu keluhan yang diterima berkaitan dengan kebutuhan infrastruktur dasar, seperti jembatan penyeberangan. Aspirasi tersebut, kata dia, mencerminkan bagaimana akses teknologi membuka ruang komunikasi yang lebih cepat dan tanpa perantara antara rakyat dan kepala negara.
Fenomena ini sekaligus menunjukkan pergeseran pola partisipasi publik di era digital. Jika sebelumnya aspirasi masyarakat disalurkan melalui jalur administratif dan birokrasi, kini pesan dapat langsung disampaikan melalui platform media sosial.
Pernyataan tersebut juga menegaskan tantangan baru bagi pemerintah dalam merespons arus informasi yang datang secara real-time. Di satu sisi, keterbukaan komunikasi mempercepat deteksi masalah di lapangan. Namun di sisi lain, diperlukan sistem respons yang terintegrasi agar setiap aspirasi dapat ditindaklanjuti secara efektif dan terukur.
Dalam forum bisnis internasional tersebut, pengalaman menerima keluhan langsung dari anak-anak desa menjadi ilustrasi bahwa transformasi digital tak hanya berdampak pada sektor ekonomi, tetapi juga pada tata kelola pemerintahan dan hubungan negara dengan masyarakatnya.
Redaksi01-Alfian
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara