Sejumlah Desa di Maluku Mulai Puasa 1447 H Lebih Awal

MALUKU, DESA – NUSANTARA: Sejumlah desa di beberapa kabupaten di Provinsi Maluku mulai melaksanakan ibadah puasa Ramadan 1447 Hijriah pada “Selasa, 17 Februari 2026”. Pelaksanaan puasa lebih awal ini berlangsung di sejumlah wilayah yang memiliki tradisi penetapan awal Ramadan berdasarkan perhitungan dan keyakinan masing-masing komunitas.

Beberapa desa yang telah memulai ibadah puasa antara lain Desa Wakal, Negeri Lima, Seith, Hila, Tengah-tengah, dan Kaitetu. Selain itu, terdapat pula desa-desa lainnya di Kecamatan Leihitu dan Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah.

Pelaksanaan puasa yang berbeda waktu dengan penetapan secara nasional bukan kali pertama terjadi di wilayah tersebut. Perbedaan biasanya dipengaruhi oleh metode penentuan awal bulan Hijriah yang mengacu pada perhitungan tertentu maupun tradisi keagamaan yang telah berlangsung turun-temurun di masyarakat setempat.

Meski terdapat perbedaan waktu dalam memulai Ramadan, suasana ibadah di desa-desa tersebut berlangsung khidmat. Warga tetap menjalankan ibadah dengan tertib serta menjaga kerukunan di tengah keberagaman pandangan.

Tradisi ini mencerminkan dinamika kehidupan beragama di Maluku yang tetap menjunjung nilai toleransi dan kebersamaan. Pemerintah daerah dan tokoh masyarakat setempat mengimbau agar perbedaan awal puasa tidak menjadi pemicu perpecahan, melainkan memperkuat saling pengertian antarwarga.

Redaksi01-Alfian

About redaksi01

Check Also

10 Desa Wisata Kaltim Berebut Tiga Besar, Penilaian Tahun Ini Makin Ketat

PDF đź“„SAMARINDA – Proses seleksi Lomba Desa Wisata Tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) 2026 memasuki …

Polisi Turun Langsung ke Desa, Bangun Komunikasi dan Cegah Konflik Dini

PDF đź“„BANDUNG – Penguatan keamanan lingkungan di tingkat desa terus dilakukan melalui pendekatan langsung kepada …

Bhabinkamtibmas Turun Langsung, Serap Aspirasi dan Keluhan Warga Desa

PDF đź“„BANDUNG – Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di tingkat desa terus diperkuat melalui …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *