BONE, DESA – NUSANTARA: Pemerintah Kabupaten Bone melalui Inspektorat Daerah selaku Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) mempertegas komitmennya dalam meningkatkan kualitas tata kelola keuangan desa. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Asistensi dan Pendampingan Optimalisasi Pengelolaan Keuangan Desa yang digelar di Novena Hotel pada “Rabu, 11 Februari 2026”.
Kegiatan ini menjadi bagian dari strategi penguatan fungsi pengawasan dan pembinaan terhadap pemerintah desa, agar pengelolaan dana desa berjalan sesuai prinsip transparansi, akuntabilitas, serta kepatuhan terhadap regulasi. Asistensi tersebut juga merupakan tindak lanjut dari amanat Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 73 Tahun 2020 tentang Pengawasan Pengelolaan Keuangan Desa serta Permendagri Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa.
Kedua regulasi itu menjadi landasan utama dalam memastikan setiap tahapan pengelolaan dana desa—mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga pertanggungjawaban—dilakukan secara tertib administrasi dan tepat sasaran. Dengan penguatan pendampingan, pemerintah daerah berharap potensi kesalahan administrasi maupun penyimpangan dapat diminimalisir sejak awal.
Acara tersebut dibuka langsung oleh Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M. Dalam arahannya, Bupati menekankan bahwa dana desa bukan sekadar anggaran rutin, melainkan amanah besar yang harus dijaga dengan integritas dan profesionalisme.
Penegasan tersebut sekaligus menjadi pesan moral bagi seluruh aparatur desa agar memaknai pengelolaan dana publik sebagai tanggung jawab kepada masyarakat. Pemerintah daerah menilai, optimalisasi dana desa harus diarahkan untuk mendorong pembangunan yang berkelanjutan, peningkatan pelayanan publik, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.
Melalui kegiatan asistensi dan pendampingan ini, Inspektorat Daerah Kabupaten Bone diharapkan semakin berperan aktif sebagai mitra strategis pemerintah desa, bukan semata pengawas, tetapi juga pembina dalam menciptakan tata kelola keuangan yang semakin transparan dan profesional.
Redaksi01-Alfian
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara