JEMBER, DESA – NUSANTARA: Penolakan ratusan warga Desa Patemon terhadap rencana pergantian Penjabat Kepala Desa (Pj Kades) terus berlanjut dan belum menemukan titik temu. Rapat koordinasi yang digelar antara perwakilan warga, unsur Muspika Kecamatan Pakusari, dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispemasdes) akhirnya berakhir tanpa keputusan final.
Rapat tersebut berlangsung di aula Kantor Kecamatan Pakusari pada Senin, 9 Februari 2026. Pertemuan digelar sebagai tindak lanjut atas aksi penyampaian aspirasi yang sebelumnya dilakukan warga desa terkait rencana penggantian Pj Kades Patemon, Siti Muslihatin.
Dalam forum tersebut, perwakilan warga kembali menyampaikan sikap penolakan secara terbuka terhadap rencana pergantian Pj Kades. Warga menilai kebijakan tersebut perlu dikaji lebih mendalam dengan mempertimbangkan kondisi sosial dan stabilitas pemerintahan desa yang sedang berjalan.
Koordinator lapangan aksi, Rahmat Gunawan, menyampaikan bahwa rapat koordinasi belum menghasilkan kesepakatan bersama. Ia menyebutkan munculnya usulan agar pergantian Pj Kades tetap dilakukan dengan mekanisme uji coba selama tiga bulan, namun gagasan tersebut belum disepakati oleh seluruh pihak.
Belum adanya keputusan final dalam rapat tersebut menandakan masih adanya perbedaan pandangan antara warga dan pemangku kebijakan. Pemerintah kecamatan dan Dispemasdes selanjutnya diharapkan dapat melakukan kajian lanjutan guna mencari solusi yang dapat diterima semua pihak, sekaligus menjaga kondusivitas Desa Patemon.
Redaksi01-Alfian
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara