PONDOK SUGUH – Respons cepat ditunjukkan Pemerintah Desa (Pemdes) Karya Mulya, Kecamatan Pondok Suguh, Kabupaten Mukomuko, dengan menyalurkan bantuan sembako kepada warga terdampak banjir sebagai upaya meringankan beban pascabencana.
Bantuan tersebut disalurkan pada Kamis (9/4/2026) kepada seluruh warga yang terdampak, setelah banjir melanda desa tersebut pada Senin (6/4/2026). Paket bantuan yang diberikan meliputi beras, telur, sarden, gula, kopi, dan teh, yang bersumber dari Dana Desa (DD) Tahun Anggaran (TA) 2026 pada bidang penanggulangan darurat bencana.
Kades Karya Mulya, Heriyanto, menjelaskan bahwa banjir yang terjadi beberapa hari sebelumnya telah menyebabkan kerugian material yang cukup besar, termasuk kerusakan pada peralatan elektronik milik warga. Oleh karena itu, Pemdes berupaya hadir memberikan bantuan sesuai kemampuan keuangan desa.
“Ya hari Kamis,(9/4/2026) kemarin kita dari Pemdes, memberikan sedikit bantuan berupa sembako kepada semua warga yang terdampak atau jadi korban banjir. Kita berharap bantuan yang tidak banyak ini bisa sedikit meringankan beban warga dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari,” ungkap Heriyanto.
Ia menambahkan, penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian sekaligus sinergi pemerintah desa dalam membantu masyarakat menghadapi dampak bencana. Hingga kini, Pemdes Karya Mulya terus memantau perkembangan kondisi warga dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk mempercepat proses pemulihan.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir susulan, mengingat kondisi cuaca yang masih tidak menentu. Banjir yang melanda Desa Karya Mulya dan Desa Tunggang ini tercatat sebagai kejadian kedua setelah peristiwa serupa pada tahun 1989.
“Kondisi dan situasi masyarakat tetap kita update. Karena cuaca saat ini tidak menentu, kita tetap mengimbau semua masyarakat untuk waspada. Kita semua berharap peristiwa banjir ini tidak lagi terulang,” tambahnya.
Melalui langkah tanggap darurat ini, Pemdes berharap kebutuhan dasar warga dapat terpenuhi sekaligus mempercepat pemulihan kondisi sosial ekonomi masyarakat pascabencana. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara