KAYUAGUNG – Kondisi jembatan besi di Desa Penyandingan, Kecamatan Teluk Gelam, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), terancam akibat penumpukan sampah di sekitar tiang penyangga yang menghambat aliran sungai dan memicu kerusakan struktur.
Upaya penanganan dilakukan pada Senin (13/4/2026) melalui kerja bakti yang melibatkan Bintara Pembina Desa (Babinsa) dari Komando Rayon Militer (Koramil) 402-01/Tanjung Lubuk bersama warga setempat. Pembersihan difokuskan pada sampah yang tersangkut di tiang jembatan yang selama ini menjadi penyebab utama gangguan aliran air.
Komandan Rayon Militer (Danramil) 402-01/Tanjung Lubuk, Faturrahman, menjelaskan bahwa jembatan tersebut memiliki peran vital sebagai penghubung Desa Penyandingan dengan Desa Seriguna di Kecamatan Teluk Gelam. Kondisi jembatan yang mulai terdampak menjadi perhatian serius karena digunakan masyarakat untuk aktivitas sehari-hari.
“Hari ini kami bersama warga kembali lakukan pembersihan sampah-sampah yang tersangkut di tiang jembatan,” ujar Danramil.
Ia menambahkan, penumpukan sampah yang tidak segera dibersihkan berpotensi merusak struktur penyangga jembatan. Bahkan, saat ini sebagian tiang dilaporkan sudah mengalami kerusakan akibat tekanan dan aliran air yang terhambat.
Akibat kondisi tersebut, jembatan besi kini tidak dapat dilalui kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, sehingga berdampak pada mobilitas warga antar desa.
Melalui kegiatan gotong royong ini, diharapkan aliran sungai kembali normal serta kerusakan jembatan tidak semakin parah, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara