PACITAN – Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Pacitan menghadapi hambatan karena keterbatasan lahan. Dari 172 desa dan kelurahan, tujuh desa masih belum memiliki lokasi memadai untuk pembangunan gerai koperasi, sehingga progres program ekonomi desa ini belum sepenuhnya tuntas.
Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Pacitan mengatakan, “Beberapa desa menghadapi kesulitan mencari lahan yang sesuai, karena keterbatasan ruang dan kepemilikan tanah.” ujarnya.
Kendala lahan ini berdampak pada target pengembangan koperasi desa yang diharapkan dapat meningkatkan kapasitas ekonomi lokal dan memberdayakan masyarakat setempat. Pembangunan gerai koperasi menjadi bagian dari strategi pemerintah desa untuk mendorong aktivitas ekonomi berbasis komunitas, termasuk penyediaan tempat untuk perdagangan produk lokal dan penyimpanan barang.
Meski sebagian besar desa sudah menyelesaikan pembangunan, tujuh desa yang terdampak diperkirakan membutuhkan alternatif lokasi atau solusi kreatif agar program KDMP dapat berjalan sesuai rencana. Pemerintah daerah menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah desa, masyarakat, dan pemangku kepentingan lain untuk menyelesaikan masalah lahan ini.
Dengan penyelesaian hambatan lahan, diharapkan seluruh desa dan kelurahan di Pacitan dapat menikmati manfaat koperasi desa, termasuk peningkatan pelayanan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara