Hujan Tak Halangi Ribuan Tamu Serbu Desa Kawatak Saat Paskah

MINAHASA – Tradisi Hari Pengucapan di Desa Kawatak, Kecamatan Langowan Selatan, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara, tetap dipadati pengunjung meski diguyur hujan lebat, Minggu (05/04/2026), dengan ribuan tamu datang menikmati jamuan kuliner khas yang disiapkan warga.

Perayaan yang bertepatan dengan Paskah ini menjadikan seluruh sudut desa sebagai pusat jamuan terbuka. Hampir setiap rumah warga menyajikan berbagai hidangan bagi tamu, bahkan tanpa undangan resmi.

Tradisi ini dikenal sebagai bentuk ungkapan syukur masyarakat yang telah mengakar kuat dan rutin digelar setiap tahun. Warga tidak hanya menerima tamu yang diundang, tetapi juga mempersilakan siapa saja yang melintas untuk singgah dan menikmati hidangan.

Beragam menu khas disajikan, mulai dari olahan daging babi, ayam, bebek, hingga aneka ikan laut. Selain itu, tersedia pula makanan ekstrem khas Minahasa seperti paniki (kelelawar), ular, kodok, dan tikus yang diolah menjadi hidangan tradisional.

Tidak hanya itu, sejumlah masakan khas daerah turut meramaikan sajian, seperti tinorangsak, olahan dalam bambu, serta berbagai menu berbumbu pangi dan pepes yang menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.

Keramahtamahan warga terlihat dari keterbukaan rumah-rumah yang menyambut tamu dari berbagai daerah. Suasana keakraban pun tercipta melalui interaksi hangat antara tuan rumah dan pengunjung.

Tingginya antusiasme masyarakat berdampak pada kepadatan lalu lintas di jalan utama desa. Kendaraan pribadi hingga pikap terparkir memanjang di sisi jalan, menyebabkan arus kendaraan melambat. Meski hujan deras, pengunjung tetap berdatangan, sebagian menggunakan sepeda motor untuk menembus antrean.

Perayaan ini memiliki nilai religius yang kuat karena bertepatan dengan Paskah, mengingat mayoritas warga Desa Kawatak merupakan umat Katolik. Tradisi tersebut menjadi bagian penting dalam kehidupan sosial dan spiritual masyarakat setempat.

Dengan tingginya minat pengunjung setiap tahun, tradisi Hari Pengucapan di Desa Kawatak berpotensi terus berkembang sebagai daya tarik budaya sekaligus mempererat hubungan sosial antarwarga dan tamu yang datang. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Lingkungan Bersih, Warga Sehat: Gotong Royong di Desa Poto Tano

PDF 📄SUMBWA BARAT – Upaya menjaga kebersihan lingkungan dan kesiapan fasilitas di Desa Poto Tano, …

Wisata Alam di Desa Babakanmulya Ramai Saat Libur Paskah

PDF 📄KUNINGAN – Libur Paskah dimanfaatkan wisatawan untuk mengunjungi Bumi Pelangi di Desa Babakanmulya, Kecamatan …

Desa Mumbulsari Jadi Fokus Program Inovatif Pemkab Jember

PDF 📄JEMBER – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember kembali menegaskan komitmennya terhadap pelayanan publik berbasis desa …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *