BANGLI – Lonjakan kunjungan umat dan wisatawan saat Hari Raya Banyupinaruh di Pura Taman Pecampuhan Sala, Desa Abuan, Kecamatan Susut, mendorong aparat gabungan memperketat pemantauan guna menjaga keamanan dan ketertiban wilayah, Minggu (5/4/2026).
Pengawasan dilakukan oleh Bintara Pembina Desa (Babinsa) Desa Abuan dari Komando Rayon Militer (Koramil) 1626-02/Susut, Sertu I Dewa Gede Mertawan, bersama Bendesa Adat Sala. Kegiatan ini difokuskan pada area objek wisata spiritual yang menjadi pusat aktivitas ritual penyucian diri.
Peningkatan aktivitas masyarakat terjadi seiring pelaksanaan ritual melukat atau meruat diri, yang diyakini sebagai proses pembersihan diri secara lahir dan batin. Pura Taman Pecampuhan Sala sendiri dikenal sebagai salah satu lokasi suci dengan nilai spiritual tinggi, sehingga rutin dipadati umat Hindu pada momentum Banyupinaruh.
Selain melakukan pemantauan, Babinsa dan aparat desa adat juga mengimbau pengunjung agar menjaga ketertiban, kebersihan lingkungan, serta berhati-hati selama berada di kawasan pura.
Komandan Distrik Militer (Dandim) 1626/Bangli, I Gede Arya Girinatha Utama, menegaskan bahwa kehadiran Babinsa di tengah masyarakat merupakan bagian dari komitmen TNI Angkatan Darat dalam menjaga stabilitas wilayah, khususnya saat kegiatan keagamaan berlangsung.
“Melalui kegiatan pemantauan seperti ini, Babinsa diharapkan mampu memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, khususnya pada saat hari-hari besar keagamaan yang berpotensi meningkatkan aktivitas masyarakat. Selain itu, Babinsa juga harus mampu bersinergi dengan aparat desa dan komponen masyarakat lainnya dalam menjaga kondusifitas wilayah,” tegasnya.
Kegiatan ini diharapkan mampu menjaga situasi tetap aman, tertib, dan kondusif, sehingga masyarakat dapat menjalankan rangkaian Hari Raya Banyupinaruh dengan khidmat.[]
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara