Sumber Air Baru Muncul di Lokasi Longsor, Risiko Masih Mengintai

MALANG – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang mengimbau masyarakat menjauhi lokasi tanah longsor di Dusun Krajan, Desa Bandungrejo, Kecamatan Bantur, setelah muncul sumber mata air baru yang justru berpotensi memicu longsor susulan.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang Sadono Irawan menjelaskan, longsor terjadi akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak awal Februari 2026. Perkembangan terbaru pada Sabtu (28/03/2026) menunjukkan adanya kemunculan sumber air dengan debit cukup besar di area terdampak.

“Hujan dengan intensitas deras di wilayah Kecamatan Bantur yang khususnya di desa Bandungrejo mengakibatkan longsor lahan tebu dengan ukuran kurang lebih panjang 25 meter, tinggi 10 meter, dan lebar 20 meter,” ujar Sadono,.

Fenomena munculnya sumber air baru tersebut menarik perhatian warga yang datang berbondong-bondong ke lokasi. Namun, kondisi ini dinilai berisiko tinggi karena dapat memicu longsoran lanjutan yang membahayakan keselamatan.

“Dikhawatirkan ada longsoran susulan yang berpotensi membahayakan dengan banyaknya masyarakat sekitar yang berduyun-duyun melihat sumber mata air baru dengan debit yang cukup besar, per menit bisa mencapai 80 sampai 100 liter,” lanjut Sadono.

Ia menambahkan, air yang muncul memiliki karakteristik jernih, dingin, dan tidak berbau, meskipun masih memerlukan kajian lebih lanjut untuk memastikan keamanan serta potensi pemanfaatannya.

“Air sangat dingin dan jernih, tidak ada bau,” ungkap Sadono.

BPBD Kabupaten Malang melalui Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) menerima laporan resmi pada pukul 09.30 WIB dan langsung berkoordinasi dengan pemerintah desa. Tim Reaksi Cepat (TRC) diterjunkan untuk melakukan asesmen lapangan serta pemantauan potensi risiko lanjutan.

Hingga saat ini, kondisi cuaca di lokasi dilaporkan berawan dan tim gabungan masih melakukan pendataan. BPBD mengingatkan masyarakat agar tidak mendekati area longsor guna menghindari risiko yang dapat membahayakan keselamatan. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Banjir 1,8 Meter Rusak Rumah Lansia, Pemkab Brebes Turun Tangan

PDF đź“„BREBES – Banjir bandang Sungai Babakan yang melanda Desa Cikeusal Lor, Kecamatan Ketanggungan, memporak-porandakan …

Desa Cepokorejo Dilanda Kematian Mendadak Sapi

PDF đź“„TUBAN – Wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) kembali mengancam peternakan sapi di Desa …

Camat Comal Dorong Program CO-SETING dan KEMEDI

PDF đź“„PEMALANG – Pertemuan Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD) se-Kecamatan Comal digelar di Desa …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *