SEOUL – Pemerintah Korea Selatan menyiapkan strategi agresif untuk mendongkrak kunjungan wisatawan pada 2026 melalui berbagai insentif, mulai dari pengembalian biaya perjalanan hingga 50 persen, tiket kereta gratis, hingga potongan harga akomodasi, guna memperluas destinasi wisata hingga ke wilayah pedesaan.
Kebijakan ini diarahkan untuk mendorong pemerataan ekonomi pariwisata sekaligus mengurangi konsentrasi kunjungan di kota besar. Program tersebut mencakup pemberian cash back hingga 50 persen untuk perjalanan ke daerah pedesaan serta penyediaan tiket kereta gratis guna mempermudah akses wisatawan.
Selain itu, pemerintah juga menawarkan diskon hotel hingga 30 persen di sejumlah kota besar guna meningkatkan daya tarik wisata urban. Langkah ini menjadi bagian dari strategi nasional untuk memperkuat sektor pariwisata sebagai penggerak ekonomi.
Destinasi pedesaan menjadi fokus utama dalam kebijakan ini. Wisatawan didorong mengunjungi desa tradisional hanok, kuil pegunungan, serta lanskap alam yang sebelumnya kurang terekspos. Upaya ini dinilai mampu memperkenalkan potensi lokal sekaligus memperpanjang masa tinggal wisatawan.
Di sisi lain, kota-kota seperti Busan dan Daegu tetap menjadi andalan dengan berbagai daya tarik modern, mulai dari pantai, pasar makanan laut, hingga pusat seni dan teknologi. Kombinasi wisata alam dan urban ini diharapkan menciptakan pengalaman perjalanan yang lebih beragam.
Pemerintah juga mengembangkan program travel pass yang memberikan berbagai keuntungan tambahan seperti tiket transportasi gratis, potongan harga tiket masuk objek wisata, serta tur terpandu tanpa biaya.
Tak hanya itu, promosi wisata turut diperkuat melalui penyelenggaraan berbagai festival budaya dan kuliner, termasuk Korean Food Festival yang menawarkan pengalaman mencicipi makanan khas secara gratis dan demonstrasi memasak bagi wisatawan.
Destinasi unggulan lain seperti Pulau Jeju dan Taman Nasional Seoraksan juga diproyeksikan menjadi pusat wisata berbasis alam melalui pengembangan konsep eco-tourism dengan berbagai paket perjalanan terjangkau.
Dengan berbagai insentif tersebut, Korea Selatan menargetkan lonjakan kunjungan wisatawan internasional sekaligus memperkuat citra sebagai destinasi wisata global yang kompetitif dan inklusif. []
Redaksi02 | Nadiya.
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara