Gibran Salat Jumat di Boyolali, Disambut Hangat Santri

BOYOLALI – Kunjungan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka ke Pondok Pesantren (Ponpes) Annajah di Desa Manggis, Kecamatan (Kec) Mojosongo, Kabupaten (Kab) Boyolali, Jawa Tengah (Jateng), dimanfaatkan sebagai momentum memperkuat pesan persatuan di tengah masyarakat.

Wapres Gibran tiba di lokasi sekitar pukul 10.15 WIB dan disambut oleh pengasuh Ponpes Annajah, KH Abdul Hamid, bersama para santri dan warga. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Gibran juga melaksanakan Salat Jumat di Masjid Baitul Muslimin yang berjarak sekitar 500 meter dari kediaman pengasuh ponpes.

Usai Salat Jumat, Gibran membagikan bingkisan kepada jemaah yang berisi sarung, peci, makanan, serta buku tulis untuk anak-anak. Kegiatan ini menjadi bagian dari interaksi langsung dengan masyarakat sekitar.

Pengasuh Ponpes Annajah, KH Abdul Hamid, menyampaikan rasa syukurnya atas kunjungan tersebut. Ia mengaku mendapat informasi kedatangan Wapres sehari sebelumnya.

“Ya, senang sekali. Satu anugerah bagi saya, orang cilik kerawuhan (mendapat kunjungan) Wapres,” kata KH Abdul Hamid.

Menurutnya, kunjungan tersebut murni bertujuan untuk menjalin silaturahmi yang sebelumnya sempat tertunda.

“Jadi, betul-betul ke sini itu ya cuma sekadar silaturahmi saja. Katanya memang sebetulnya sudah lama mau ke sini. Dari waktu beliau dilantik jadi Wakil Presiden itu sudah mau ke sini. Baru maka ada kesempatan, mumpung masih di Solo, terus kemudian menyempatkan diri,” imbuhnya.

Selain bersilaturahmi, dalam pertemuan tersebut juga disampaikan pesan penting terkait menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.

“Saya cuma menyampaikan tentang pentingnya persatuan, kesatuan, kerukunan dan kekompakan. Karena sudah jadi pengalaman kita, bahwa Indonesia merdeka itu kan juga karena berkat dari persatuan, kesatuan dan kekompakan dari para pahlawan-pahlawan kita itu, para pendiri bangsa ini,” jelas Abdul Hamid.

“Maka ini kewajiban untuk memelihara itu. Kita tidak mustahil karena dengan perpecahan-perpecahan itu nanti bisa saja Indonesia akan lenyap dari muka bumi ini,” sambungnya.

Kunjungan tersebut juga disambut antusias oleh para santri. Salah satunya, Gilang Ramadan, mengaku senang menerima bingkisan yang dibagikan.

“Iya, senang sekali,” ujar Gilang.

Rangkaian kegiatan berlangsung sederhana namun penuh kehangatan, mencerminkan kedekatan antara pemerintah dan masyarakat. Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat nilai kebersamaan sekaligus menjaga harmoni sosial di tengah masyarakat. []

Redaksi02 | Nadiya

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Ada Sembako Murah Bareng Prabowo, Kawasan Monas Berpotensi Padat

PDF 📄JAKARTA – Kepolisian mengimbau masyarakat untuk menghindari kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat (Jakpus), …

Upaya Preventif Karhutla, Polda Riau Gandeng Warga Pesisir

PDF 📄BENGKALIS – Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sekaligus penguatan ekonomi masyarakat pesisir …

Perjalanan Jogja–Kutoarjo Lebih Mudah, Ini Jam Prameks

PDF 📄YOGYAKARTA – Layanan Commuter Line Prambanan Ekspres (Prameks) rute Yogyakarta–Kutoarjo pada Jumat (27/3/2026) menyediakan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *