Bunga Ini Ubah Bentuk Sebelum Menyebar, Kok Bisa?

JAKARTA – Temuan terbaru peneliti mengungkap pola evolusi tak lazim pada tanaman lipstik (Aeschynanthus radicans) yang justru mengalami perubahan bentuk sebelum menyebar ke wilayah baru, bertentangan dengan teori klasik evolusi tumbuhan. Adaptasi ini diduga terjadi untuk menyesuaikan jenis penyerbuk yang berbeda.

Penelitian yang dilakukan tim dari Field Museum Chicago menemukan spesies kerabat tanaman lipstik di Taiwan, yakni Aeschynanthus acuminatus, dengan karakteristik berbeda dari umumnya. Jika tanaman lipstik dikenal memiliki bunga merah berbentuk tabung untuk menarik burung madu berparuh panjang, spesies ini justru memiliki warna kuning kehijauan dengan mahkota lebih lebar.

“Dibandingkan dengan spesies lain dalam genusnya, spesies ini memiliki bunga yang aneh dan unik,” ujar Jing-Yi Lu, ahli botani sekaligus penulis studi.

Perbedaan bentuk ini dinilai sebagai hasil adaptasi terhadap lingkungan yang tidak memiliki burung madu. Di Taiwan, bunga tersebut justru menyesuaikan diri dengan burung berparuh pendek yang bersifat lebih generalis sebagai penyerbuk.

Penulis utama studi sekaligus kurator Pusat Penelitian Integratif Negaunee di Field Museum, Rick Ree, menjelaskan bahwa perubahan bentuk bunga menjadi lebih lebar menandai peralihan jenis penyerbuk yang dilayani tanaman tersebut.

“Pasti ada perubahan ketika spesies ini berevolusi, ketika ia beralih dari memiliki bunga sempit untuk burung pemakan madu menjadi bunga yang lebih lebar untuk burung yang lebih generalis. Di mana dan kapan perubahan itu terjadi?” tutur Ree.

Temuan ini kemudian diuji melalui analisis DNA untuk menyusun pohon kekerabatan tanaman. Hasilnya menunjukkan bahwa spesies di Taiwan berasal dari populasi di daratan utama, yang mengindikasikan bahwa perubahan bentuk terjadi sebelum penyebaran ke wilayah baru.

“Pola percabangan pada pohon keluarga yang kami buat mengungkapkan bahwa tanaman A. acuminatus di Taiwan berasal dari tanaman A. acuminatus lainnya dari daratan utama,” jelas Ree.

Hasil tersebut bertentangan dengan model Grant-Stebbins yang selama ini menyatakan bahwa spesies baru biasanya terbentuk setelah migrasi dan adaptasi terhadap lingkungan baru. Dalam kasus ini, perubahan morfologi justru terjadi lebih awal sebagai respons terhadap perubahan efektivitas penyerbuk.

“Hipotesis kami adalah bahwa pada suatu titik di masa lalu, burung madu berhenti menjadi penyerbuk yang optimal atau memadai untuk beberapa tanaman di daratan utama,” papar Ree.

“Pasti ada keadaan di mana seleksi alam mendukung transisi ini menuju burung pengicau generalis dengan paruh yang lebih pendek sebagai penyerbuk,” imbuhnya.

Penelitian ini juga menekankan pentingnya observasi langsung di lapangan dalam memahami interaksi ekologis. Menurut Ree, pendekatan tersebut tidak dapat sepenuhnya digantikan oleh teknologi.

“Hal itu membutuhkan banyak upaya manusia yang tidak dapat ditiru oleh AI, tidak dapat dipercepat oleh komputer-tidak ada pengganti untuk pergi ke sana seperti yang dilakukan Jing-Yi,” simpul Ree.

Temuan ini membuka perspektif baru dalam memahami dinamika evolusi tumbuhan, khususnya dalam kaitannya dengan hubungan antara bentuk bunga dan jenis penyerbuk di berbagai ekosistem. []

Redaksi02 | Nadiya.

About redaksi02

Lahir di Samarinda, 11 Mei 2007. Setelah lulus sekolah vokasi di SMKN 8 jurusan multimedia tahun, menekuni dunia jurnalistik hingga saat ini.

Check Also

Ada Sembako Murah Bareng Prabowo, Kawasan Monas Berpotensi Padat

PDF đź“„JAKARTA – Kepolisian mengimbau masyarakat untuk menghindari kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat (Jakpus), …

Pemkot Semarang Hidupkan Tradisi, Dampak Ekonomi Langsung Terasa

PDF đź“„SEMARANG – Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mendorong pelestarian budaya sekaligus penguatan sektor pariwisata melalui …

PT BSI Bangun Jalan, Mobilitas Lebaran Warga Meningkat

PDF đź“„BANYUWANGI – Perbaikan infrastruktur jalan di wilayah Kecamatan (Kec) Pesanggaran, Kabupaten (Kab) Banyuwangi, Jawa …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *