SOLO – Sejumlah agenda wisata dan budaya digelar di Kota Solo, Jawa Tengah (Jateng), pada Jumat, 27 Maret 2026, sebagai upaya menarik kunjungan wisatawan pascalibur Lebaran melalui rangkaian acara hiburan keluarga, seni tradisional, hingga aktivitas ekonomi kreatif.
Beragam kegiatan tersebut tersebar di beberapa titik dan dirancang untuk mengakomodasi minat masyarakat yang beragam, mulai dari wisata edukatif hingga pertunjukan budaya.
Salah satu agenda utama adalah program Safari Raya Festive di Solo Safari yang berlangsung pada 14–31 Maret 2026. Pengunjung dapat menikmati kombinasi wisata satwa, hiburan keluarga, dan edukasi, termasuk parade satwa, tarian Arab, interaksi badut, serta pertemuan dengan maskot. Selain itu, tersedia program edukasi Primate Education setiap hari dengan puncak acara Grebeg Syawal pada 28 Maret.
Harga tiket Solo Safari ditetapkan sebesar Rp85.000 untuk kategori reguler dan Rp125.000 untuk kategori premium. Selama masa libur Lebaran, jumlah pengunjung diperkirakan mencapai 3.000 orang per hari.
Selain itu, kegiatan Street Art Market Gatsu juga menjadi daya tarik lain yang berlangsung pada 13–28 Maret 2026. Acara ini menghadirkan beragam produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pertunjukan live music, serta kuliner rakyat yang menyasar wisatawan dan pemudik.
Bagi pencinta seni tradisional, pertunjukan Wayang Orang Sriwedari di Gedung Wayang Orang Sriwedari, Jalan Kebangkitan Nasional, Laweyan, tetap digelar setiap hari kecuali Minggu. Pementasan ini menjadi salah satu upaya pelestarian budaya sekaligus hiburan bagi masyarakat.
Rangkaian agenda tersebut menjadi bagian dari strategi Kota Solo dalam menjaga daya tarik wisata dan menggerakkan ekonomi lokal melalui sektor pariwisata dan budaya, sebagaimana diberitakan Tribunsolo, Jumat (27/03/2026). Dengan variasi kegiatan yang ditawarkan, Solo diharapkan tetap menjadi tujuan wisata pilihan bagi masyarakat setelah periode Lebaran. []
Redaksi02 Nadiya
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara