CIAWI – Kepadatan lalu lintas masih membayangi jalur wisata Puncak, Kabupaten Bogor (Bogor), pada H+6 Lebaran 2026. Lonjakan kendaraan yang dipicu kombinasi arus balik dan wisata memaksa Kepolisian Resor (Polres) Bogor menerapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem satu arah (one way) menuju Jakarta.
Kepala Unit Pembinaan Operasional (KBO) Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bogor, Ardian Novianto, mengungkapkan bahwa volume kendaraan yang melintas masih tergolong tinggi. Tercatat sekitar 50.000 kendaraan melintasi jalur tersebut hingga Kamis (26/03/2026).
“Memang sampai dengan saat ini masih yang naik atau keluar exit Tol Ciawi itu 29.000 kendaraan, untuk yang turun atau masuk Tol Ciawi ke arah Jakarta baru 21.000 kendaraan,” ujarnya sebagaimana diberitakan Tribunnewsbogor, Jumat (27/03/2026).
Ia menjelaskan, tingginya volume kendaraan tidak hanya berasal dari wisatawan, tetapi juga pemudik yang kembali ke Jakarta. Indikasi tersebut terlihat dari banyaknya kendaraan roda dua dan roda empat yang membawa tambahan barang di bagian bagasi.
Untuk mengurai kepadatan, Satlantas Polres Bogor memberlakukan sistem one way dari arah Puncak menuju Jakarta pada siang hingga sore hari. Kebijakan tersebut diberlakukan hingga sekitar pukul 16.30 WIB sebelum arus lalu lintas kembali normal.
“Untuk puncaknya memang arus balik lebaran serta arus wisata memang terjadi di hari Selasa kemarin di tanggal 24 Maret. Namun memang dikarenakan saat ini masih masuki masa libur sekolah dan masih adanya pemberlakuan WFA maka masih terjadi lonjakan arus balik lebaran,” katanya.
Menurut Ardian, kondisi ini diperkirakan masih akan berlangsung selama masa libur sekolah dan penerapan work from anywhere (WFA), yang mendorong masyarakat memanfaatkan waktu untuk bepergian.
Polres Bogor mengimbau masyarakat agar tetap memperhatikan kondisi kendaraan serta mematuhi arahan petugas di lapangan guna menjaga kelancaran dan keselamatan perjalanan di jalur wisata Puncak. []
Redaksi02 Nadiya
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara