CIAMIS, DESA – NUSANTARA: Bupati Ciamis Herdiat Sunarya menyoroti berbagai tantangan sosial yang muncul seiring pesatnya perkembangan digitalisasi, termasuk meningkatnya persoalan kekerasan terhadap anak. Hal tersebut disampaikan saat kegiatan Tarawih Keliling (Tarling) atau Safari Ramadan tingkat Kabupaten Ciamis.
Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Al Barkah, Dusun Desa RT 01/01, Desa Pamokolan, Kecamatan Cihaurbeuti, pada “Kamis, 5 Maret 2026” malam.
Safari Ramadan tersebut menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk memperkuat komunikasi dengan masyarakat sekaligus menyampaikan berbagai pesan terkait kondisi sosial yang tengah dihadapi masyarakat, khususnya dalam menghadapi era digital yang berkembang pesat.
Pada kesempatan itu, Bupati Ciamis menyoroti dampak perkembangan teknologi digital yang dinilai membawa perubahan besar dalam kehidupan masyarakat. Selain memberikan manfaat, perkembangan tersebut juga dinilai memiliki potensi risiko jika tidak disertai pengawasan dan pendampingan yang baik, terutama bagi anak-anak.
Selain isu digitalisasi, persoalan kekerasan terhadap anak juga menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut. Pemerintah daerah mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian serta memperkuat peran keluarga dan lingkungan dalam melindungi anak.
Safari Ramadan kali ini dilaksanakan di wilayah Eks-Kewadanaan Panumbangan yang meliputi Kecamatan Panumbangan, Cihaurbeuti, Sindangkasih, Panjalu, dan Sukamantri.
Melalui kegiatan Tarling, pemerintah daerah berharap dapat mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekaligus meningkatkan kesadaran bersama dalam menghadapi berbagai persoalan sosial yang berkembang di tengah masyarakat.
Redaksi01-Alfian
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara