TOLI TOLI, DESA – NUSANTARA: Fenomena alam blowhole di Desa Laulalang, Kecamatan Tolitoli Utara, Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah, kian menarik perhatian publik. Semburan air laut dari celah batu karang di kawasan pesisir tersebut dinilai memiliki daya tarik wisata yang potensial untuk dikembangkan.
Keunikan blowhole di Desa Laulalang terletak pada kombinasi panorama laut biru yang luas dengan formasi batu karang alami di bibir pantai. Ketika ombak menghantam karang, air laut menyembur tinggi ke udara melalui lubang sempit di permukaan, menciptakan pemandangan dramatis yang memikat pengunjung.
Fenomena blowhole sendiri terbentuk akibat tekanan ombak yang masuk ke celah batu karang dan terdorong keluar melalui rongga sempit. Proses alamiah ini menjadikan kawasan tersebut berpotensi sebagai destinasi wisata edukasi sekaligus wisata alam unggulan di wilayah Tolitoli Utara.
Camat Tolitoli Utara, Zulfahri, mengakui fenomena alam tersebut memang terjadi setiap air laut pasang naik. Ia menyebutkan, semburan air dari celah karang akan terlihat lebih jelas dan tinggi saat gelombang laut meningkat. Namun, hingga saat ini lokasi tersebut belum dipromosikan secara masif sebagai destinasi wisata resmi.
Selain keunikan gejala alamnya, suasana pagi hari di Desa Laulalang turut memperkuat daya tarik kawasan tersebut. Angin laut yang sejuk, cahaya matahari yang menerpa semburan air, serta latar pesisir yang masih alami menghadirkan potensi besar untuk promosi wisata daerah, khususnya di sektor pariwisata berbasis alam dan fotografi.
Potensi ini membuka peluang bagi pemerintah daerah dan masyarakat setempat untuk mengelola kawasan secara terencana, agar mampu memberikan manfaat ekonomi sekaligus menjaga kelestarian lingkungan pesisir.
Redaksi01-Alfian
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara