PKK Desa Pabean Belajar Digitalisasi UMKM

SURABAYA, DESA –  NUSANTARA: Upaya mendorong pelaku usaha perempuan desa agar naik kelas memasuki ekosistem digital dilakukan di Desa Pabean, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo. Ibu-ibu anggota PKK setempat mulai beradaptasi dengan teknologi melalui pendampingan dari Universitas Wijaya Kusuma Surabaya pada “Kamis, 4 Desember 2025”.

Pelatihan tersebut difokuskan pada pemanfaatan media sosial dan strategi branding guna memperluas pasar usaha rumahan yang selama ini dikelola secara konvensional. Kegiatan digagas melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat sebagai bagian dari penguatan kapasitas UMKM perempuan desa.

Desa Pabean dikenal sebagai wilayah dengan dinamika ekonomi yang tumbuh pesat. Letaknya yang strategis di sekitar Bandara Juanda dan kawasan industri mendorong tingginya mobilitas penduduk. Kondisi itu menghadirkan peluang sekaligus tantangan bagi pelaku usaha kecil dan menengah, terutama perempuan yang menjalankan warung makan, produksi makanan ringan, kerajinan tangan, katering, laundry, hingga jasa lainnya.

Namun demikian, sebagian besar usaha tersebut masih mengandalkan pola pemasaran tradisional dan jejaring terbatas. Pemanfaatan teknologi digital belum maksimal, padahal kanal daring dinilai mampu memperluas jangkauan konsumen sekaligus meningkatkan daya saing.

Ketua Tim Pengabdian UWKS, Rr. Nugrahini SW, menegaskan bahwa digitalisasi menjadi kebutuhan mendesak bagi UMKM perempuan agar tidak tertinggal dalam arus ekonomi modern.

Ia menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan agar pelaku UMKM perempuan mampu mengikuti perkembangan ekonomi digital. Ia menyebutkan banyak produk yang sebenarnya memiliki kualitas baik, namun terkendala pada pemasaran serta kurangnya kepercayaan diri dalam menggunakan teknologi.

Melalui pelatihan tersebut, peserta dikenalkan pada teknik dasar fotografi produk, penulisan deskripsi yang menarik, hingga strategi membangun identitas merek agar lebih dikenal. Pendampingan juga diarahkan untuk membangun keberanian dan konsistensi dalam memanfaatkan media sosial sebagai etalase usaha.

Transformasi ini diharapkan tidak hanya meningkatkan omzet pelaku usaha, tetapi juga memperkuat peran perempuan desa sebagai penggerak ekonomi keluarga. Dengan dukungan literasi digital yang memadai, UMKM Desa Pabean berpeluang memperluas pangsa pasar di tengah persaingan ekonomi yang semakin kompetitif.

Redaksi01-Alfian

About redaksi01

Check Also

Dana Desa Turun 70 Persen untuk KDMP

PDF 📄SUKOHARJO, DESA – NUSANTARA: Ketua DPRD Kabupaten Sukoharjo, Nurjayanto, mengingatkan adanya tekanan serius terhadap …

Musrenbang Jerebu’u 2027 Tetapkan 89 Usulan Desa

PDF 📄NGADA, DESA – NUSANTARA: Kecamatan Jerebu’u, Kabupaten Ngada, menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD …

58,03 Persen Dana Desa 2026 untuk Kopdes Merah Putih

PDF 📄JAKARTA, DESA – NUSANTARA: Kebijakan alokasi Dana Desa 2026 memasuki babak baru setelah Menteri …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *