BREBES, DESA – NUSANTARA: Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Juru Sembelih Halal (JULEHA) Kabupaten Brebes bersama Kodim 0713/Brebes menggelar kegiatan syiar dan edukasi penyembelihan halal di Aula Balai Desa Cikuya, Kecamatan Banjarharjo, pada “Senin, 16 Februari 2026”. Kegiatan ini menjadi bagian dari program nonfisik TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Tahun Anggaran 2026.
Program tersebut ditujukan untuk memperkuat pemahaman dan keterampilan pengurus masjid dan musala Desa Cikuya, serta peserta dari luar wilayah seperti Desa Songgom dan Kecamatan Larangan, terkait tata cara penyembelihan halal sesuai kaidah Islam dan standar yang berlaku.
Materi yang diberikan meliputi prinsip halal dalam penyembelihan, manajemen kurban, pengenalan pisau sembelih, teknik perobohan hewan kurban, penentuan titik sembelih, teknik tali-temali, hingga adab menyembelih. Para instruktur dari DPD JULEHA Brebes juga memberikan demonstrasi langsung teknik penyembelihan sesuai syariat Islam dan prosedur Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) Juru Sembelih Halal Nomor 147 Tahun 2022.
Ketua DPD JULEHA Brebes, Chasan Mudofar, didampingi Kusmanto, M.Pd selaku Bidang Pendidikan serta Sekretaris Peltu Ujang TSM, SH yang masih aktif berdinas di Kodim 0713/Brebes, menyampaikan harapannya terhadap dampak kegiatan tersebut.
“Syiar dan Edukasi ini bukan sekadar teori, tetapi juga praktik langsung untuk memastikan bahwa daging yang dikonsumsi masyarakat benar-benar terjamin kehalalannya. Kami ingin peserta memahami bahwa penyembelihan halal bukan hanya soal proses teknis, tetapi juga berkaitan dengan etika dan kepatuhan terhadap ajaran Islam,” ujarnya.
Kegiatan ini turut mendapat dukungan Paguyuban Lebe se-Kecamatan Banjarharjo, pengurus DKM, komunitas masjid, dan masyarakat sekitar. Forum tersebut sekaligus menjadi ruang diskusi membahas tantangan di lapangan, mulai dari peningkatan kesadaran masyarakat, kepatuhan terhadap regulasi, hingga kebutuhan tenaga juru sembelih halal tersertifikasi.
“Kami berharap acara ini bukan sekadar Syiar dan Edukasi saja, namun lebih ketingkat pelatihan dan menjadi langkah awal bagi peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya produk halal, khususnya dalam proses penyembelihan. Dengan adanya tenaga juru sembelih yang terlatih dan tersertifikasi, kualitas produk halal yang beredar di masyarakat semakin terjamin,” ujar Bapak Sekod Kepala Desa Cikuya saat memberikan sambutan.
Kepala Desa Cikuya juga menambahkan apresiasi atas kontribusi DPD JULEHA Brebes.
“Kami mengungkapkan rasa terima kasih kepada DPD Juleha Brebes yang telah sukarela memberikan segudang ilmu dan pengalaman tentang fungsi dan frofesi seorang Juru Sembelih Halal yang bermanfaat bagi umat.”
Melalui sinergi antara DPD JULEHA, TNI, pemerintah desa, dan masyarakat, kegiatan ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam memperkuat ekosistem halal di tingkat desa serta meningkatkan kualitas dan kepercayaan masyarakat terhadap produk hasil sembelihan.
Redaksi01-Alfian
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara