Desa Perkebunan Bahas APBDes 2026 secara Transparan

TAPANULI, SELATAN  – NUSANTARA: Pemerintah Desa Perkebunan, Kecamatan Angkola Sangkunur, menggelar musyawarah pembahasan dan penyusunan rancangan APBDes 2026 di ruang rapat kantor desa. Kegiatan ini dihadiri oleh pendamping desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa, PKK, LPMD, tokoh masyarakat, karang taruna, serta tokoh adat.

Kepala Desa, Julianto, memaparkan rancangan APBDes tahun ini dengan rincian Dana Desa sebesar Rp248.212.000 dan Alokasi Dana Desa (ADD) Rp334.972.100, serta SILPA ADD 2025 sebesar Rp17.879.000.

“Penggunaan ADD diprioritaskan untuk pembayaran siltap, ATK, BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan, insentif petugas agama, perjalanan dinas, listrik dan wifi desa,” jelasnya.

Sementara Dana Desa dialokasikan untuk kegiatan musyawarah, pemberian makanan tambahan balita dan ibu hamil, serta insentif kader posyandu. Anggaran juga mencakup insentif PPKBD dan Sub PPKBD, kegiatan HUT RI, bantuan transport BKMT, ketahanan pangan, BLT, perlengkapan bencana, spanduk APBDes, dan pembangunan dua unit sumur bor apabila dana mencukupi.

Julianto menekankan bahwa APBDes 2026 diharapkan memberi manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya di bidang kesehatan, keagamaan, dan pembangunan desa. Ia menambahkan, seluruh perencanaan disampaikan secara terbuka melalui digitalisasi basis data desa untuk mendukung transparansi dan akuntabilitas anggaran.

Redaksi01-Alfian

About redaksi01

Check Also

bank bjb dan Kemdes Perkuat Sinergi untuk Desa

PDF đź“„JAKARTA, DESA – NUSANTARA: Badan Usaha Milik Daerah, bank bjb, memperkuat perannya dalam mendorong …

Prabowo Targetkan 1.000 Desa Nelayan pada 2026

PDF đź“„JAKARTA, DESA – NUSANTARA: Pemerintah menargetkan lompatan besar dalam pembangunan sektor kelautan melalui pengembangan …

Bobby Nasution Siapkan Kompetisi Inovasi Desa

PDF đź“„MEDAN, DESA – NUSANTARA: Pemerintah Provinsi Sumatera Utara menyiapkan terobosan baru dalam mendorong kemajuan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *