PARIAMAN, UTARA DESA – NUSANTARA: Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Makmur Ampalu, Kecamatan Pariaman Utara, Kota Pariaman, mulai mengembangkan usaha perikanan berbasis sistem bioflok dan akuaponik. Program ini diproyeksikan menjadi pemasok utama kebutuhan ikan lele untuk dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah tersebut.
Langkah penguatan usaha desa itu ditandai dengan penebaran ribuan benih lele oleh Wali Kota Pariaman, Yota Balad, di lokasi budidaya Desa Ampalu pada “Selasa, 10 Februari 2026”. Penebaran benih dilakukan pada kolam dengan sistem bioflok yang dikelola BUMDes bersama kelompok masyarakat setempat.
Pengembangan budidaya lele berbasis teknologi bioflok dinilai mampu meningkatkan produktivitas sekaligus efisiensi penggunaan lahan dan pakan. Selain itu, sistem akuaponik yang terintegrasi memungkinkan pemanfaatan limbah budidaya ikan sebagai nutrisi tanaman, sehingga menciptakan model usaha yang berkelanjutan.
Program tersebut dirancang untuk mendukung keberlanjutan pasokan bahan pangan lokal, terutama dalam memenuhi kebutuhan dapur MBG. Dengan keterlibatan langsung BUMDes dan masyarakat, usaha ini juga diharapkan memberi dampak ekonomi bagi warga Desa Ampalu.
Pemerintah Kota Pariaman mendorong optimalisasi peran BUMDes sebagai motor penggerak ekonomi desa. Melalui pengembangan sektor perikanan modern, desa diharapkan tidak hanya mandiri secara ekonomi, tetapi juga mampu menopang program prioritas pemerintah di bidang ketahanan pangan dan gizi masyarakat.
Jika dikelola secara konsisten, budidaya lele berbasis bioflok dan akuaponik berpotensi menjadi model pengembangan usaha desa yang dapat direplikasi di wilayah lain di Kota Pariaman.
Redaksi01-Alfian
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara