PACITAN, DESA – NUSANTARA: Upaya membangun kesadaran peran ayah dalam pengasuhan anak mengemuka dalam kegiatan sosialisasi Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) yang digelar di Desa Gembong, Kecamatan Arjosari, pada “Rabu, 12 Februari 2026”. Kegiatan ini diinisiasi Mahasiswa KKN Kelompok 19 STKIP PGRI Pacitan dan dipusatkan di balai desa setempat.
Sosialisasi menghadirkan narasumber Intan Natalina dari Dinas PPKB & PPPA Kabupaten Pacitan yang menekankan pentingnya keterlibatan ayah secara aktif dalam tumbuh kembang anak. Ia menegaskan bahwa pengasuhan bukan semata tanggung jawab ibu, melainkan tanggung jawab bersama dalam keluarga.
Dalam pemaparannya, dijelaskan bahwa sosok ayah teladan harus memiliki kedekatan interaksi, kehadiran fisik dan emosional, tanggung jawab penuh, serta kerelaan terlibat dalam pekerjaan rumah tangga demi mendukung perkembangan mental anak secara optimal. Penegasan tersebut sekaligus menjadi upaya mendobrak stigma lama yang masih berkembang di tengah masyarakat.
Dosen Pembimbing Lapangan, Chusna Apriyanti, menjelaskan bahwa program ini melengkapi edukasi kesehatan mental bagi ibu yang telah dilakukan sebelumnya. Pendekatan tersebut diharapkan mampu membangun kesamaan visi dalam pola pengasuhan, sehingga tercipta lingkungan keluarga yang lebih harmonis dan suportif bagi anak.
Kegiatan ini juga dihadiri para Ketua RT, RW, Kepala Dusun, serta Babinsa setempat. Respons positif dari berbagai unsur masyarakat menunjukkan adanya kesadaran kolektif untuk memperkuat peran keluarga sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia.
Melalui sosialisasi GATI ini, mahasiswa KKN tidak hanya menjalankan program akademik, tetapi turut mendorong perubahan pola pikir di tingkat desa. Kesadaran akan pentingnya figur ayah yang hadir secara utuh diharapkan menjadi investasi jangka panjang bagi kualitas generasi mendatang di Kabupaten Pacitan.
Redaksi01-Alfian
Desa Nusantara Jaringan Media Desa Nusantara